Solusi Nuklir untuk Kesehatan Kulit
PATCH SILIKON BERTANDA RADIOISOTOP 32P UNTUK TERAPI KELOID
Deskripsi Singkat
(DRAFT) Keloid adalah bekas luka yang sembuh secara abnormal, yaitu pertumbuhan jaringan parut yang lebih besar dari luka aslinya. Keloid dapat berakibat rasa gatal, atau menyebabkan ketidak-nyamanan lainnya; yang selain dapat mengganggu fungsi tubuh, juga dapat mengganggu keindahan kulit kita.
Radioisotop ini, sebagai pemancar beta (ß-), telah teruji efektif digunakan dalam terapi keloid dengan melepaskan emisi beta secara berkelanjutan.
Inovasi ini mengembangkan pembuatan patch (plester kecil) dari silikon
yang mengandung radioisotop 32P (Fosfor-32). Radioisotop ini dihasilkan melalui iradiasi sulfur dalam reaktor dengan reaksi nuklir 32S(n,p)32P, yang memiliki waktu paruh sekitar 14,3 hari.
Patch ini dirancang agar praktis digunakan pada terapi keloid, tumor kulit jinak, dan hemangioma; di mana sifat pemancar beta radioisotop dapat menyebabkan kematian fibroblast, serta menghambat proliferasi sel kulit secara khusus. Selain itu, penggunaan dalam bentuk patch silikon ini diharapkan membuat terapi keloid lebih mudah, lebih nyaman, dan lebih aman.
Nuclear Solutions for Skin Health
Short Description
(DRAFT) Keloids are scars that heal abnormally. Keloids can itch, or cause other discomfort; apart from possible disruption to bodily functions, and upset the beauty of our skin. This radioisotope, as a beta emitter (ß-), has been proven to be effective in keloid therapy by releasing beta emissions continuously.
This innovation develops the manufacture of silicone patches which contains the radioisotope 32P (Phosphorus-32). This radioisotope is produced by irradiation of sulfur in a reactor with the nuclear reaction 32S(n,p)32P, which has a half-life of approximately 14.3 days. This patch is designed for practical use in the treatment of keloids, benign skin tumors, and hemangiomas. In addition, the form of silicone patches hopefully make keloid therapy becomes easier, comfortable and safer.
Perspektif
Teknologi nuklir ternjata tidak selalu dipakai untuk memusnahkan kehidupan, tapi juga menawarkan kebaikan-kebaikan bagi manusia, sampai pada tataran memperbaiki keindahan kulit kita.
Keunggulan Inovasi:
- Penggunaan patch radioisotop 32P dalam terapi keloid, menawarkan perawatan yang bebas dari rasa sakit,
- Propduk dirancang dalam bentuk patch (plester), untuk mempermudah aplikasinya, hemat waktu dengan tetap menjaga tingkat perawatan yang optimal,
- Terapi radioisotop 32P menghasilkan tingkat kekambuhan yang rendah, dan hasil jangka panjang yang baik,
- Menjadi alternatif bagi terapi keloid konvensional seperti operasi, injeksi kortikosteroid, atau krioterapi; yang seringkali memakan waktu lama dan menyebabkan rasa sakit.
Potensi Aplikasi:
Inovasi penggunaan radioisotop 32P berpotensi diaplikasikan dalam terapi keloid / tumor kulit jinak dan hemangioma, dan memiliki potensi besar ditawarkan sebagai terapi alternatif yang pada umumnya lebih memakan waktu, dan pengorbanan rasa sakit bagi penderita. Lebih lanjut pengembangan teknologi radioisotop 32P yang sama dapat dikembangkan lebih lanjut untuk aplikasi-aplikasi non medis, misalnya di bidang pertanian dan penelitian biologi molekuler sebagai radiotracer (perunut).
Innovator:
Tim Inovasi
Wira Y Rahman,
Anung Pujiyanto,
Abidin,
Endang Sarmini,
Chaidir Pratama,
Ahid Nurmanjaya,
Arni Aries,
Fernanto Rindiyantono,
Fani Triyatna
Institusi
Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radifarmaka dan Biodosimetri
Alamat
OR Tenaga Nuklir, BRIN, Gd. 11, Kawasan Puspiptek Serpong, Blok NN/11, Muncul, Kec. Setu, Kota Tangsel, Banten 15314
Status Paten
Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi
** Siap Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
** Luas
Peringkat Inovasi
** Sangat Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada