Si Mungil Menggemaskan Pembawa Harapan
POTENSI BARU ANTI FIBROSIS PARU DAN HATI HERBA CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA LINN.) MELALUI MEKANISME ANTI PROLIFERATIF, ANTI RADANG DAN ANTI OKSIDAN
Deskripsi Singkat
Penyakit fibrosis / pengerasan pada Paru dan Hati adalah penyakit yang sulit disembuhkan yang memiliki angka kesakitan dan kematian yang tinggi. Saat ini belum ada terapi khusus yang disetujui untuk penyakit ini, sekalipun penelitian menemukan bukti bahwa penyakit ini dapat diobati, terutama pada kondisi awal penyakit. Namun, obat anti fibrosis yang ada umumnya harganya mahal, sehingga sulit terjangkau oleh masyarakat, selain efek samping obatnya juga serius.
Inovasi ini mengembangkan formula herbal dari ekstraksi buah Ciplukan (Physalis angulata Linn.) yang mengandung tiga senyawa aktif, yaitu Withanolide A, Quersetin, dan Physalin A. yang berpotensi anti fibrosis serta memiliki profil keamanan yang baik (berdasarkan hasil uji toksisitas akut, subkronis, kronis, serta teratogenisitas).
Efek anti fibrosis ini telah diujikan pada hewan coba tikus model fibrosis hati maupun paru; dan hasilnya menunjukkan penurunan bermakna skor fibrosis pada gambaran histopatologis hati maupun paru; menurunkan kadar TGF-β1, IL-6, SGPT serta kolesterol serum tikus, bila dibandingkan kelompok tikus kontrol. Diharapkan formula herbal anti fibrosis ini akan menghasilkan obat anti fibrosis yang aman, efektif, murah, dan lebih mudah didapat, sehingga terjangkau bagi penderitanya di Indonesia.
The Adorable Cutes that Brings Hope
Short Description
Fibrosis/hardening of the lungs and liver is a disease that is difficult to cure and has high morbidity and mortality rates. There is currently no approved specific therapy for this disease, although research found evidence that this disease can be treated, especially at its early stages. However, the existing drugs are generally expensive, making them difficult for the public to afford, while its side effects are also quite serious. This innovation develops a herbal formula from the extracts of Ciplukan fruit (Physalis angulata Linn.) which contains three active compounds, namely Withanolide A, Quersetin, and Physalin A. which have anti-fibrosis potential and have a good safety profile. This anti-fibrosis effect has been tested in mouse models with liver and lung fibrosis; and the results showed a significant reduction in fibrosis scores in histopathological images of the liver and lungs. It is hoped that this formula can provide anti-fibrosis drugs that are safe, effective, cheap and easier to obtain; thus making them affordable for sufferers in Indonesia.
Perspektif
Ciplukan telah lama diyakini masyarakat memiliki khasiat untuk segala macam penyakit; namun baru kali ini salah satu khasiatnya diuji untuk penyakit fibrosis, yang mencemaskan dan telah membunuh banyak orang.
Keunggulan Inovasi:
- Telah teruji berdasarkan hasil uji in-vivo, in-vitro dan in-silico efektif sebagai obat anti fibrosis paru maupun hati,
- Teruji memiliki aktivitas anti radang, yang ditandai dengan terjadinya penurunan ekspresi gen IL-6 sel 3T3-L1 yang diinduksi oleh TGF-β, serta penurunan kadar CRP (C-Reactive Protein).
- Mekanisme anti fibrosis dari formula herbal ciplukan ini lebih aman, bila dibandingkan dengan obat anti fibrosis yang ada saat ini, seperti Pirfenidon dan Nintedanib.
- Bahan baku buah ciplukan tersedia melimpah di alam, bahkan telah mulai dibudi-dayakan, sehingga dapat menjamin ketersediaan pasok bahan baku, dan harga obat yang terjangkau.
Potensi Aplikasi:
Inovasi berbasis buah Ciplukan (Physalis angulata Linn.) dapat dikembangkan sebagai Obat Herbal Terstandar (OHT) anti fibrosis paru maupun fibrosis hati; yang teruji lebih aman bagi penderita, selain juga terjangkau harganya, dibandingkan dengan obat kimiawi yang ada saat ini. Lebih lanjut inovasi ini dapat dikembangkan sebagai Fitofarmaka anti fibrosis paru maupun fibrosis hati, setelah dilakukan uji klinis pada pasien dengan kelainan fibrosis paru dan fibrosis hati. Jika uji klinis terbukti, inovasi ini dapat menjadi terobosan untuk mengangkat potensi bahan alam asli Indonesia sebagai bahan pengembangan fitofarmaka yang diakui dunia internasional, dan mengangkat nama Indonesia dalam masyarakat kedokteran dunia.
Innovator:
Tim Inovasi
Dr. Sumartini Dewi, dr. Sp.PD-KR, M. Kes,
Dr. Ade Zuhrotun, M. Si., Apt,
Dr. Yoga Windhu Wardhana, M. Si., Apt,
Dr. Rini Hendiani, M. Si. Apt.,
Dr. Enny Rohmawaty, dr. M. Kes,
Dr. Hesti Lina Wiraswati, M. Si,
Dr. rer.nat Savira Ekawardhani, M. Si,
Dr. Emmy Hermiyanti P., dr. SpPD-KP,
Dr. M. Begawan Bestari, dr. Sp.PD-KGEH, MKes,FASGE
Andri Reza Rahmadi., dr. SpPD-KR, MKes
Iceu Dimas Kulsum, dr. SpPD-KP, Sp.P
Nenny Agustanti, dr. SpPD-KGEH
Institusi
Universitas Padjadjaran
Alamat
Jl. Raya Bandung Sumedang KM. 21, Hegarmanah, Jawa Barat 45363
Status Paten
Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi
** Siap Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
** Luas
Peringkat Inovasi
** Sangat Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada