Rumput Laut Mesti Berlanjut
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII MENGHASILKAN MULTI PRODUK INDUSTRI
Deskripsi Singkat
Pembudidaya rumput laut Eucheuma Cottonii tersebar di 23 Propinsi dengan potensi produksi mencapai 10 juta ton setahun. Pengolahan rumput ini pada umumnya hanya dikeringkan dengan sinar matahari langsung, untuk menghasilkan komoditas semi-finished rumput laut kering asin, yang kurang memenuhi syarat untuk langsung dijadikan pasokan bagi industri, maupun sebagai komoditas andalan ekspor.
Inovasi ini mengembangkan proses pengolahan rumput laut Eucheuma Cottonii dengan sistem sauna terintegrasi, yang menghasilkan berbagai produk industri, sebagai pupuk hayati, garam bermineral, zat warna, maupun rumput laut kering bersih homogen yang terstandar dengan nilai yang lebih tinggi. Inovasi teknologi ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan industri pengolahan sekunder rumput laut, di sentra-sentra budidaya, pusat produksi serta pemasaran rumput laut nasional.
Seaweed Must Go On
Short Description
Eucheuma Cottonii seaweed cultivators are spread across 23 provinces with a production potential of up to 10 million tonnes a year. Processing of this grass is generally only dried under direct sunlight, to produce semi-finished dried salted seaweed, which cannot meet the requirements as industrial inputs or as commodity for export. This innovation develops a secondary processing of Eucheuma Cottonii seaweed with an integrated sauna system, which produces a variety of industrial byproducts, such as biological fertilizers, mineral salts, dyes, as well as standardized homogeneous clean dry seaweed with a higher value. This technological innovation is expected to promote secondary seaweed processing industries, in seaweed cultivation, production and marketing centers all over Indonesia.
Perspektif
Menjadi produsen rumput laut terbesar di dunia hendaknya disikapi sebagai anugerah alam, yang belum dapat dikatakan sebagai keberhasilan kita memanfaatkannya.
Keunggulan Inovasi:
- Pengolahan dengan sistem sauna menghasilkan produk rumput laut olahan yang homogen dan memenuhi standar kualitas industri dan ekspor,
- Meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengolahan lanjutan rumput laut menjadi refined carrageenan (RC), semi-refined carrageenan (SRC) dan alkali treated cottonii (ATC),
- Menghasilkan produk sampingan (byproducts) berupa pupuk hayati, garam mineral, dan zat warna alami dengan nilai tambah tinggi,
- Membantu pengembangan pengolahan rumput laut dari hulu sampai hilir,
- Menghemat bahan kimia dan air dalam pembuatan produk-produk turunan,
- Mendukung pengembangan industri kecil dan wirausaha baru di sentra-sentra rumput secara terintegrasi.
Potensi Aplikasi:
Selain aplikasinya secara langsung untuk mendukung penciptaan nilai tambah bagi petani pembudidaya rumput laut, inovasi ini berpotensi mendukung pengembangan industri rumput laut yang sangat berpotensi bagi perekonomian dan ekspor Indonesia, melalui pengembangan usaha produksi dan pemasaran bersama, mengembangkan dan menumbuhkan industri hilir rumput laut.
Innovator:
Tim Inovasi
Dr. Ir. Sudarto, MM
Institusi
Kementerian Perindustrian RI
Alamat
Pusat Optimalisasi Teknologi dan Jasa Industri
Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian. RI. Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12950
Status Paten
Belum Didaftarkan
Kesiapan Inovasi
* Prototype
Kerjasama bisnis
* Terbatas
Peringkat Inovasi
* Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada