• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Pantau Kesegaran Sayur Sepanjang Jalan

Sistem Digital Twin Transportasi Cerdas Cold Chain Komoditas Sayuran

Deskripsi Singkat


Kesegaran sayuran saat ini baru diketahui setelah sampai di tujuan, sehingga tindakan korektif tak mungkin lagi dilakukan. Akibatnya, para petani, distributor, pedagang, dan konsumen menanggung kerugian saat sayuran mengalami penurunan mutu, layu, rusak (food loss), sehingga harganya merosot atau bahkan tidak layak jual dan harus dibuang. Rata-rata food loss untuk komoditas sayuran ini mengakibatkan  kerugian ekonomi senilai Rp. 213 hingga Rp. 551 triliun setiap tahun (Data: Bappenas).

Inovasi yang dinamai FreshTwin APP dikembangkan untuk menjawab masalah food loss melalui pendekatan Digital Twin, yaitu representasi digital dari proses transportasi sayuran dari tempat panen sampai ke pasar. Sistem ini menghubungkan data sensor seperti suhu, kelembapan, cahaya, getaran, lokasi GPS, dan kecepatan kendaraan ke dalam sebuah dashboard interaktif. Melalui dashboard tersebut, pengguna dapat memonitor secara mudah, visual, dan real-time kondisi kendaraan, posisi pada peta, kondisi lingkungan di dalam kontainer, serta tingkat kesegaran sayuran; bukan sekadar angka-angka dari sensor, tetapi gambaran kondisi distribusi secara utuh, yang lebih mudah untuk ditindak-lanjuti.

Continuous Vegetable Freshness Monitoring

 

Short Description


The freshness of vegetables is currently only determined after they reach their destination, making corrective action impossible. As a result, farmers, distributors, traders, and consumers suffer losses when vegetables deteriorate (food loss); resulting in prices drop or even becoming unmarketable and having to be discarded. On average, vegetable food loss results in annual economic losses ranging from IDR 213 trillion to IDR 551 trillion (Source:  Bappenas). The innovation, called the FreshTwin APP, was developed to address the food loss problem through a Digital Twin approach, a digital representation of the vegetable transportation process from harvest to market. This system connects sensor data such as temperature, humidity, light, vibration, GPS location, and vehicle speed; into an interactive dashboard. Through this dashboard, users can easily, visually, and in real-time monitor comprehensive picture of distribution conditions and the freshness of vegetables; not just sensor data, which is easier to follow up on.

Perspektif

Tantangan terbesar untuk menerapkan inovasi ini barangkali adalah; bagaimana agar para petani, distributor, pedagang, penjaja dan konsumen sayuran menggunakannya demi kepentingan bersama? 

Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi FreshTwin APP mengintegrasikan data suhu, kelembapan, cahaya, getaran, lokasi/GPS, serta kecepatan kendaraan dalam satu dashboard Digital Twin secara real-time,
     
  • Sistem mengubah data tersebut menjadi Adaptive Freshness Index (AFI), yaitu status nilai kesegaran sayuran yang mudah dipahami pengguna: sangat segar, segar, cukup segar, kurang segar, atau tidak layak,
     
  • Prototipe inovasi ini dilengkapi visualisasi kendaraan, peta rute, grafik sensor, log perjalanan, dan callout kondisi kontainer secara real-time, dan telah teruji efektif menggunakan 3.667 baris data historis dan mampu menampilkan simulasi perjalanan secara dinamis,
     
  • Dibandingkan pemeriksaan manual yang dilakukan setelah produk tiba, sistem ini memungkinkan deteksi risiko selama perjalanan sehingga tindakan korektif dapat dilakukan,
     
  • Telah siap diintegrasikan ke MQTT (Message Queuing Telemetry Transport), sebagai solusi monitoring real-time untuk distribusi berbagai produk pangan segar. 

Potensi Aplikasi:

Inovasi FreshTwin APP berpotensi dikembangkan lebih luas tidak hanya untuk sayuran, tetapi juga untuk berbagai komoditas segar, maupun produk lainnya yang sensitif terhadap suhu, kelembapan, getaran, dan waktu distribusi. FreshTwin APP dapat juga dikembangkan menjadi layanan monitoring berbasis langganan, bagi perusahaan logistik berpendingin, koperasi petani, pasar induk, ritel modern, cold storage, dan pemerintah daerah.

Sistem juga dapat diintegrasikan dengan sensor IoT, PLC, MQTT, aplikasi ERP maupun
aplikasi manajemen rantai pasok (Supply Chain Management). FreshTwin APP dapat juga  dimanfaatkan oleh aparat pemerintah terkait, koperasi pertanian, ataupun kelompok tani lainnya; untuk mengurangi food loss, meningkatkan nilai jual komoditas, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang layanan di bidang smart cold chain logistics.

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi