• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Merawat Khasiat Secara Hemat

Mikro Enkapsulator Ekstrak Senyawa Aktif dengan Metode Pembuih Terintegrasi dengan Pengeringan Vakum

Deskripsi Singkat


Potensi pengembangan senyawa aktif yang bersumber dari keaneka-ragaman hayati Indonesia sangatlah besar, dan akan sangat berperanan dalam mendorong kemajuan industri farmasi, pangan, dan kosmetika nasional. Namun senyawa aktif dari tanaman atau herbal, probiotik, dan vitamin tersebut rentan menjadi rusak akibat panas, cahaya, maupun oksidasi saat dilakukan proses enkapsulasi. Metode enkapsulasi yang ada selama ini menggunakan teknologi spray drying dan freeze drying yang padat modal dan hanya dimiliki industri berskala besar, yang tak terjangkau bagi usaha-usaha berskala mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Inovasi ini mengembangkan mikro enkapsulator senyawa aktif dengan memadukan metode pembuih (foaming) dan pengeringan vakum suhu rendah, untuk menghasilkan enkapsulan senyawa aktif dengan tingkat kerusakan minimal.  Proses bekerja dengan cara membentuk buih dari bahan ekstrak yang telah dicampur dengan penyalut, lalu dikeringkan dalam ruang vakum sehingga menghasilkan partikel mikroskopik yang stabil dan mudah digunakan dalam produksi makanan, farmasi, dan kosmetik. Dibandingkan metode spray drying atau freeze drying, investasi alat ini relatif terjangkau bagi UMKM, selain juga lebih hemat energi hingga 30%, mempertahankan hingga 90% senyawa aktif, serta memangkas waktu proses hingga 60%. Inovasi ini telah teruji di lapangan, dan saat ini telah berada di tahap hilirisasi.
 

Maintaining Efficacy Economically

 

Short Description


The potential for developing active compounds derived from Indonesia's biodiversity is enormous and will play a significant role in driving the advancement of the national pharmaceutical, food, and cosmetics industries. However, these active compounds from plants or herbs, probiotics, and vitamins are susceptible to damage due to heat, light, and oxidation during the encapsulation process. Existing encapsulation methods utilize capital-intensive spray drying and freeze-drying technologies are not affordable for micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs).

This innovation develops a micro-encapsulator for active compounds by combining foaming and low-temperature vacuum drying to produce encapsulated active compounds with minimal damage. The process works by forming a foam from the extract mixed with the coating, which is then dried in a vacuum chamber, producing stable microscopic particles that are easy to use in food, pharmaceutical, and cosmetic production. Compared to spray drying or freeze-drying methods, this equipment is relatively affordable for MSMEs, and also can save up to 30% of energy, retains up to 90% of active compounds, and reduces processing time by up to 60%. This innovation has been field-tested and is currently in the downstream phase.

Perspektif

Keterbatasan dalam penguasaan teknologi yang sederhana dan terjangkau, agar mampu mengolah senyawa aktif dari kekayaan sumber daya herbal kita sendiri, adalah kendala strategis yang harus segera dipecahkan.
 

Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi telah teruji lapangan cukup kompetitif dan terjangkau bagi industri berskala UMKM,
     
  • Retensi senyawa aktif mencapai hingga 90%, bahkan mengungguli freeze dryer yang hanya mencapai 70 - 80 %,
     
  • Teruji lebih hemat energi, karena hanya memerlukan sepertiga dari energi yang diperlukan oleh spray dryer per satuan berat ekstrak yang diproses,
     
  • Bersifat modular dengan skalabilitas yang fleksibel untuk digunakan pada industri UMKM maupun industri berskala besar,
     
  • Biaya investasi mesin dan peralatan relatif lebih terjangkau bagi industri UMKM.


     

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini berpotensi dimanfaatkan di sektor industri agro, untuk mengolah produk pertanian (bahkan limbah pertanian) yang bernilai rendah, menjadi produk ekstrak senyawa aktif herbal bernilai tinggi, dan aman untuk disimpan sebagai bahan baku industri. 

Penggunaan produk ekstrak senyawa aktif herbal saat ini berkembang dengan pesat di industri farmasi, fitofarmaka, pangan fungsional, dan kosmetika; karena diyakini lebih aman dan lebih sehat bila dibandingkan dengan produk-produk berbahan kimia sintetik. 

Aplikasi dari inovasi ini masih terbuka luas di Indonesia, untuk mengolah berbagai produk pertanian dan produk herbal, yang saat ini telah diketahui khasiatnya, namun terkendala oleh skala keekonomian yang tinggi untuk menggunakan teknologi spray dryer yang berkapasitas besar, atau freeze dryer yang memerlukan investasi yang tinggi.


 


 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi