Menjadi Cantik Alami Berkat Kacang
Etil Ester Minyak Sacha Inchi
Deskripsi Singkat
Minyak Sacha Inchi adalah sumber hayati tropis yang kaya akan asam lemak tak jenuh, khususnya Omega-3 dan Omega-6, tertinggi diantara jenis minyak nabati lainnya. Namun minyak ini memiliki kendala dalam hal stabilitas oksidatif, viskositas, serta bioavailabilitasnya, sehingga membatasi penggunaannya.
Inovasi ini mengembangkan proses konversi trigliserida minyak Sacha Inchi menjadi etil ester melalui proses transesterifikasi. Hasilnya, minyak menjadi lebih stabil dan lebih mudah diserap oleh kulit; sehingga membuka peluang pemanfaatannya untuk kosmetika dan perawatan kulit. Proses transesterifikasi diperbaiki lagi dengan penambahan gelembung mikro (micro bubble), sehingga proses esterifikasi dapat dipersingkat dari tadinya tiga jam menjadi satu setengah jam.
Pasar minyak sehat, termasuk yang dibutuhkan oleh industri masih tumbuh pesat, dan didominasi oleh minyak ikan yang sebagian besar masih diimpor. Minyak etil ester Sacha Inchi saat ini belum tersedia secara komersial, sehingga potensi pasarnya setidaknya di industri kosmetika dan perawatan kulit masih besar.
Nuts that Make Natural Beauty
Short Description
Sacha Inchi oil is a tropical bioresource rich in unsaturated fatty acids, particularly Omega-3 and Omega-6, the highest among vegetable oils. However, this oil has challenges in terms of oxidative stability, viscosity, and bioavailability, limiting its use. This innovation develops the process of converting Sacha Inchi oil triglycerides into ethyl esters through a transesterification process. The resulting oil becomes more stable and more easily absorbed by the skin, opening up opportunities for its use in cosmetics and skin care. The transesterification process is further improved by the addition of microbubbles, shortening the esterification process from three hours to one and a half hours.
Perspektif
Dalam dunia kosmetika, produk dari bahan alami lebih dihargai dibandingkan dengan yang dibuat dari bahan kimia. Dan produk alami dari bahan nabati lebih dihargai dibandingkan dengan yang dibuat dari bahan hewani.
Keunggulan Inovasi:
- Etil Ester Sacha Inchi mengandung asam lemak Omega 3 sebesar 39,66% dan Omega 6 sebesar 32,63%, yang tertinggi bila dibandingkan dengan minyak lainnya,
- Etil Ester Minyak Sacha Inchi memiliki viskositas yang jauh lebih rendah (2,12 mPa.s) bila dibandingkan minyak sacha inchi asli (10 - 29 mPa.s), maupun minyak nabati lain (Minyak Kelapa : ~ 25 – 35 mPas, Minyak Zaitun : ~ 50 – 80 mPas, Sunflower Oil: 32 – 38 mPas); sehingga Etil Ester Sacha Inchi lebih mudah diserap, lebih ringan, dan tidak terkesan berminyak saat diaplikasikan,
- Etil Ester Sacha Inchi teruji lebih stabil, dan tidak mudah teroksidasi bila dibandingkan minyak nabati lainnya, terutama yang berkadar lemak jenuh ganda (PUFA) tinggi,
- Uji toksisitas akut dermal menunjukkan Etil Ester Sacha Inchi memiliki nilai LD50 >2000 mg/kg BB, sehingga termasuk dalam kategori 5 (unclassified) berdasarkan GHS 2023,
- Hasil uji iritasi-sensitisasi menunjukkan indeks iritasi sebesar 0.00046, sehingga Etil Ester Sacha Inchi tidak mengiritasi dan aman digunakan.
Potensi Aplikasi:
Selain penggunaannya di bidang kosmetika dan perawatan kulit, Etil ester Minyak Sacha Inchi berpotensi dikembangkan menjadi produk bio-based premium dengan aplikasi lintas sektor di masa depan. Dalam bidang pangan dan kesehatan, selain sebagai suplemen untuk daya tahan tubuh dan pencegahan penyakit kardiovaskular, Etil Ester Minyak Sacha Inchi dapat dikembangkan sebagai bahan fortifikasi untuk makanan dan minuman kesehatan, serta makanan fungsional.
Innovator:
Tim Inovasi
ISI
Institusi
ISI
Alamat
ISI
Status Paten
Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi
** Siap Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
** Luas
Peringkat Inovasi
** Sangat Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada
