• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Makanan Berkualitas Pabrik Cara Rakyat

Modifikasi Panci Presto menjadi Alat Sterilisasi Komersial Produk Pangan dalam Kemasan

Deskripsi Singkat


Saat ini, industri makanan dalam kemasan oleh UMKM sulit memperoleh ijin edar dari Badan POM, karena umumnya tidak memenuhi GMP (Good Manufacturing Practices), standar memproduksi barang konsumen secara konsisten dan berkualitas, yang berlaku untuk produk makanan, obat-obatan, dan kosmetika; khususnya menyangkut proses sterilisasinya.   

Inovasi ini mengembangkan proses sterilisasi makanan dengan memodifikasi panci Presto komersial berkapasitas 50 liter, serta penambahan keranjang untuk menaruh produk selama proses sterilisasi, demi memastikan distribusi panas yang merata. Inovasi ini telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Badan POM, dan produk komersial yang dihasilkannya telah berhasil mendapatkan ijin edar dari Badan POM.

Alat sterilisasi ini telah teruji bekerja dengan aman pada suhu 110oC, yaitu suhu kerja maksimal yang dapat dicapai oleh panci Presto komersial pada kondisi normal. Selain cukup memerlukan kompor gas rumah tangga sebagai sumber panasnya; harga alat modifikasi ini juga kompetitif bila dibandingkan dengan sterilisator komersial Autoclave atau Retort yang memerlukan sumber uap dari boiler; namun seringkali bahkan tidak dapat menjamin tercapainya distribusi pemanasan secara merata selama proses sterilisasi.
 

 

Factory Food the Folk Way

 

Short Description


Currently, small-scale packaged food industries struggle to obtain distribution permits from the Food and Drug Authority (BPOM) because they generally do not comply with Good Manufacturing Practices (GMP), which applies to food, pharmaceutical, and cosmetic products, particularly regarding its sterilization process. This innovation makes modifications on the food sterilization process by improving a 50-liter commercial pressure cooker and adding baskets to ensure even heat distribution during the process . This innovation meets the requirements set by the BPOM, and the resulting commercial product has successfully obtained distribution rights from the BPOM. This sterilizer has been tested to operate safely at 110°C, the maximum operating temperature a commercial pressure cooker can reach under normal conditions. Besides requiring only a household gas stove as a heat source, the price of this modified device is also competitive, compared to commercial autoclaves or retorts which requires steam boilers, and in fact cannot guarantee even heat distribution during the sterilization process.

Perspektif

UMKM Pangan kelas rumah tangga kita yang jumlahnya lebih dari enam juta perusahaan, bisa menjadi potensi raksasa perekonomian nasional; seandainya dapat diberdayakan sebagai produsen produk makanan dalam kemasan yang sehat dan berjangkauan luas.     

Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi dapat digunakan untuk memproduksi produk pangan steril komersial setara dengan retort / autoclave yang umumnya digunakan di industri makanan,
     
  • Sumber panas dapat menggunakan kompor gas rumah tangga, tidak seperti retort atau autoclave di industri, yang memerlukan sumber panas dari uap boiler,
     
  • Menjadi alternatif yang ekonomis bila dibandingkan dengan investasi retort / autoclave serta steam boiler yang mahal dan umumnya tidak terjangkau oleh UMKM, selain pengoperasiannya juga memerlukan keahlian khusus,
     
  • Telah memenuhi persyaratan Badan POM, dan produk komersial yang dihasilkannya telah berhasil mendapatkan ijin edar dari Badan POM,
     
  • Alat sterilisasi ini mudah perawatannya dan mudah untuk melakukan penggantian suku cadangnya jika terjadi kerusakan.

 

Potensi Aplikasi:

Saat ini inovasi telah dimanfaatkan oleh sekitar 10 industri UMKM. Potensi penggunaannya masih sangat besar, dengan meningkatnya tren kebutuhan pasar akan masakan tradisonal Indonesia yang dapat disimpan dan dikirim ke luar negeri. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki hidangan tradisional yang berpotensi meraih pasar yang lebih luas, seandainya dapat disajikan sebagai produk yang dapat disimpan dan didistribusikan.

Potensi aplikasi lainnya yang menarik adalah untuk mendukung industri yang mengolah daging Qurban dan Aqiqah (bagi konsumen muslim) menjadi produk awet yang dapat didistribusikan ke saudara atau lokasi penerima yang jauh; yang terkendala dari segi efisiensi untuk menggunakan retort komersial karena volume produksi yang kecil.

Selain itu inovasi ini juga berpotensi untuk memproduksi makanan tersterilisasi untuk kesiapan bencana alam. Sarana produksi yang sederhana dan relatif murah ini dapat disiapkan di setiap daerah rawan bencana.

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi