Lindungi Kulitmu Pakai Daun
FORMULA KRIM TABIR SURYA BERBASIS FITOSOM EKSTRAK DAUN GAHARU
Deskripsi Singkat
Saat ini produk krim tabir surya (KTS) umumnya berbahan aktif sintesis seperti oksibenzon, avobenzon, TiO2, dan ZnO. Selain mahal, senyawa sintetis tersebut bisa berefek samping alergi, hipersensitivitas, terhambatnya sintetis vitamin D, dan bahkan dapat memicu kanker.
Ekstrak daun gaharu Gyrinops versteegii dapat menjadi alternatif bahan aktif alami, karena mengandung zat ekstraktif yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan aktivitas tabir surya yang tergolong ultra dengan nilai Sun protection factor (SPF) tinggi. Perbedaan sifat antara bahan aktif dengan basis krim dan membran sel kulit yang menyebabkan bahan aktif sulit terdispersi berhasil ditanggulangi dengan teknologi fitosom yang merupakan teknologi penghantaran fitokonstituen agar mampu menembus ke dalam kulit karena memiliki afinitas yang tinggi dengan lipid kulit.
Protect Your Skin With Leaves
Short Description
Gaharu leaves, Gyrinops versteegii, extract can be a natural non-synthetic ingredient to make sunscreen cream because it contains extractive substances that have high antioxidant activity and sunscreen activity that is classified as ultra with a high Sun protection factor (SPF) value. The different nature of the active ingredient with cream-based and skin cell membranes causes the active ingredient to be difficult to disperse. This can be overcome with phytosome technology, a technology for delivering phytoconstituents so that it can penetrate into the skin because it has a high affinity for skin lipids.
Perspektif
Produk tabir surya diciptakan untuk menjaga agar kulit kita terlindungi dari sengatan sinar matahari. Masalahnya sang pelindung seringkali justru menimbulkan masalah lain bagi kulit kita.
Keunggulan Inovasi:
- Krim tabir surya ekstrak daun gaharu lebih aman dipakai dibandingkan dengan produk berbahan aktif sintetik yang umumnya tersedia dipasar.
- Produk telah memenuhi SNI 16-4399-1996 tentang standar mutu sediaan krim tabir surya.
- Teknologi fitosomisasi terhadap ekstrak daun gaharu ini membuat fitokonstituen (bahan aktif) dari ekstrak daun gaharu ini lebih mudah terdispersi ke dalam krim, dan terserap / penetrasi dengan baik di kulit.
Potensi Aplikasi:
Aplikasi teknologi fitosom pada ekstrak daun gaharu (G. versteegii) sebagai bahan aktif pembuatan krim tabir surya belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga berpotensi besar dikembangkan dengan posisi sebagai produk tabir surya yang efektif, alami, dan aman bagi kulit manusia. Karena produk KTS saat ini umumnya berbasis bahan sintetik; invensi KTS alami berbasis teknologi fitosom ini bila telah memperoleh hak paten berpotensi ditawarkan sebagai lisensi ke perusahaan-perusahaan kosmetika global.
Innovator:
Tim Inovasi
ISI
Institusi
ISI
Alamat
ISI
Status Paten
Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi
** Siap Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
** Luas
Peringkat Inovasi
** Sangat Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada