• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Kiriman Hutan Kalimantan untuk Diabetes - SIAP

PENGEMBANGAN INOVASI MODERN HYDROGEL PATCH SEBAGAI WOUND DRESSING DARI TANAMAN LOKAL KALIMANTAN TIMUR BAJAKAH TAMPALA UNTUK PENGOBATAN KOMPLIKASI INFEKSI BIOFILM PADA ULKUS DIABETIKUM

Deskripsi Singkat


Diabetes mellitus masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Salah satu komplikasi yang merepotkan adalah ulkus diabetikum, yang bersifat kronis akibat infeksi biofilm Staphylococcus aureus. Kondisi ini memerlukan sistem penghantaran obat yang lebih efektif dan dapat berjalan terus menerus. 

Inovasi ini mengembangkan hydrogel patch transdermal berbahan aktif ekstrak batang Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.), yaitu tempelan yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid dari ekstrak Bajakah Tampala yang berfungsi sebagai antibiofilm

Pada konsentrasi ekstrak 1%, patch menunjukkan aktivitas antibakteri sebesar 88,29% terhadap Staphylococcus aureus, aktivitas antibiofilm hingga 85,23%, dan eradikasi biofilm 74,33%. Pemindaian
Scanning Electron Microscope (SEM)  menunjukkan terapi ini efektif membuat kerusakan pada struktur biofilm. ini mengindikasikan bahwa hydrogel patch berbasis ekstrak Bajakah Tampala berpotensi dijadikan sebagai wound dressing antibiofilm yang efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum.
 

Kalimantan Forest Gifts for Diabetes

 

Short Description


Diabetes mellitus remains a serious health problem in Indonesia. One troublesome complication is diabetic ulcers, due to biofilm of Staphylococcus aureus infection. This condition requires a more effective and continuous drug delivery system. This innovation develops a transdermal hydrogel patch containing Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) stem extract as an active ingredient. This patch contains bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and alkaloids from Bajakah Tampala extract, which function as antibiofilms. The patch is proven to have antibacterial activity against Staphylococcus aureus, antibiofilm and biofilm eradication activities. This indicates that Bajakah Tampala extract-based hydrogel patch has the potential to be used as an antibiofilm wound dressing for healing diabetic ulcers.

Perspektif

Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya yang masih menyimpan berbagai manfaat; bahkan menjadi solusi bagi masalah resistensi penyakit, sebagai efek samping pemakaian pengobatan "modern".  

Keunggulan Inovasi:

  • Sebagai Hydrogel Patch yang memiliki aktivitas anti bakteri dan anti biofilm, bukan hanya untuk menjaga kelembapan kulit,
     
  • Ekstrak Bajakah Tampala memiliki tiga fungsi sekaligus; sebagai  antibakteri, antibiofilm, dan dapat merusak struktur biofilm yang diakibatkan oleh bakteri Staphylococcus aureus,
     
  • Dapat melakukan pelepasan obat secara terkontrol (sustained release) yang diperlukan untuk menanggulangi infeksi yang kronis,
     
  • Ekstrak bahan alam lokal (Bajakah Tampala), yang tersedia melimpah dengan harga cukup murah,
     
  • Berbasis mekanisme multi-senyawa fitokimia, sehingga mengurangi risiko resistensi bakteri, seperti pada penggunaan antibiotika.  

 

Potensi Aplikasi:

Hydrogel patch berbasis ekstrak Bajakah Tampala selain dipakai untuk penanggulangan ulkus diabetikum, tetapi berpotensi dikembangkan untuk penanggulangan luka kronis lainnya seperti luka tekan, luka pasca operasi, dan luka bakar yang menyebabkan infeksi biofilm. Aktivitas antibakteri dan antibiofilm ini berpotensi diperluas kemanfaatannya untuk advanced wound care.

Inovasi ini juga berpotensi dikembangkan lagi ke berbagai bentuk sediaan seperti spray gel atau film dressing, dan diproduksi dalam skala industri; agar dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat seiring bertambahnya kasus luka diabetes dan luka kronis lainnya. 

 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi