• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Kemasan Plastik Jagoan nan Ramah Lingkungan

-EcoActive Pack : Film Aktif Biodegradable Berbasis Kappa-Karagenan, Gliserol, CNF, dan Alfa-Mangostin Terimpregnasi scCO₂ untuk Kemasan Pangan Berkelanjutan

Deskripsi Singkat


Masalah limbah plastik sudah menjadi krisis global yang sangat kritis. Dari pemakaian 450 juta ton plastik setahun, 91% gagal didaur ulang dan mencemari alam dengan kerugian diperkirakan telah mencapai US$ 1,5 triliun.  Tersedianya kemasan plastik biodegradable belum sepenuhnya menjadi solusi; karena selain mudah terurai, kemasan plastik untuk bahan pangan harus memiliki fungsi aktif untuk menjaga mutu pangan yang dikemasnya. 

Inovasi Eco Activ Pack ini dikembangkan sebagai solusi bagi dua persoalan dalam limbah kemasan pangan seperti sachet bumbu instan, yang volumenya sangat besar namun ukurannya kecil-kecil, dan harus mampu menjaga mutu pangan; sehingga sulit dan tidak ekonomis untuk didaur ulang. Inovasi EcoActive Pack menawarkan kemasan plastik aktif namun biodegradable; berbasis kappa-karagenan, gliserol, selulosa nanofibril dan alfamangosteen, di impregnasi menggunakan teknologi supercritical CO2, dan menghasilkan kemasan plastik yang teruji bagi produk pangan bubuk yang rentan kelembapan, oksidasi lemak dan kehilangan aroma. EcoActive Pack mengintegrasikan fungsi biodegrable, penguatan  struktur, dan potensi aktivitas  antioksidan-antimikroba dalam satu sistem kemasan plastik.



 

Super Eco-Friendly Plastic Packaging

 

Short Description


The problem of plastic waste has become a global crisis. Of the 450 million tons of plastic used annually, 91% is not recycleable and pollutes the environment, with losses estimated at US$1.5 trillion. The availability of biodegradable plastic packaging is not a complete solution; since in addition to being biodegradable, food products packaging must be capable to maintain the quality of the food it contains. The EcoActive Pack innovation was developed as a solution to two problems in food packaging waste, such as instant seasoning sachets. These sachets are very large in volume but small in size, thus making them difficult and uneconomical to recycle. The EcoActive Pack innovation offers active yet biodegradable plastic packaging based on kappa-carrageenan, glycerol, cellulose nanofibrils, and alpha-mangosteen. Impregnated using supercritical CO2 technology, it produces packaging tested for powdered food products that are susceptible to moisture, fat oxidation, and aroma loss. EcoActive Pack integrates biodegradable function, structural reinforcement, and potential antioxidant-antimicrobial activity in one plastic packaging system.

Perspektif

Kemasan plastik yang bermutu memang perlu demi menjaga selera makan kita, namun kalau tidak biodegradable bisa memicu bencana lingkungan serius bagi seluruh dunia.   

Keunggulan Inovasi:

  • Menghasilkan kemasan plastik unggul, karena selain teruji biodegrable, juga memiliki fungsi aktif untuk menjaga mutu pangan kering dan berlemak,​​​​​​

  • Inovasi ini menggabungkan matriks kappa-karagenan, penguat cellulose nanofibres, plasticizer gliserol, alfa-mangosteen dan proses impregnasi super critical CO2 dalam satu sistem film; dengan target aplikasi spesifik menghasilkan kemasan sachet bumbu instan, bumbu tabur, rempah kering, dan produk pangan  bubuk yang memerlukan perlindungan terhadap uap air dan oksidasi, namun biodegradable,

  • Proses CO2 menjadi pembeda utama inovasi ini, karena memungkinkan intergrasi senyawa aktif tanpa residu; sehingga dapat memberikan efek pelepasan terkendali (sustained release) pada anti oksidan alfa-mangosteen untuk menjaga mutu produk yang dikemas,  

  • Disamping menawarkan kemasan plastik ramah lingkungan yang biodegradable, kemasan ini teruji meningkatkan umur simpan produk, mengurangi kerusakan mutu, sehingga mendukung industri pangan instan yang berkelanjutan. 


Potensi Aplikasi:

Inovasi ini berpotensi untuk dikembangkan formulasinya untuk menyediakan kemasan plastik biodegradable bagi berbagai produk pangan bubuk, bumbu tabur dan rempah kering, yang harus menjaga kadar air yang rendah, dan sensitif terhadap oksidasi; yang potensi kebutuhannya mencapai puluhan miliar unit kemasan per tahun untuk pasar domestik saja.
Selain itu, formula film dan proses super critical CO2 bila telah memperoleh hak patent dapat dilisensikan kepada perusahaan kemasan yang ingin mengembangkan lini kemasan  biodegradable tanpa harus membangun riset sendiri.  Potensi penciptaan nilai tambah lain dari inovasi ini mencakup berkurangnya ketergantungan pada kemasan plastik multilayer kecil yang tidak biodegradable, berkembangnya kebutuhan bahan baku yang berasal dari rumput laut, dan kulit manggis lokal; dan tentunya mendukung pencapaian target ESG (
Environmental, Social, and Governance) bagi sektor industri pangan di Indonesia.

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi