Cegah Musibah dengan Bunga
PENGEMBANGAN PRODUK EKSTRAK BUNGA RUELLIA BRITTONIANA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI INDIKATOR PADA PEMERIKSAAN BORAKS DAN FORMALIN DALAM MAKANAN (..... kepanjangan nih, perlu dipangkas pak Eko? )
Deskripsi Singkat
Boraks dan Formalin yang berbahaya bagi kesehatan masih luas digunakan sebagai pengawet makanan. Ini karena harga bahan pengawet yang aman relatif mahal bila dibandingkan dengan harga boraks atau formalin. Uji kandungan boraks dan/atau formalin pada makanan, umumnya masih terbatas dilakukan oleh aparat pemerintah, atau industri makanan; baik karena alasan biaya ataupun karena pengujiannya memerlukan sarana laboratorium.
Inovasi ini mengembangkan metode pemeriksaan kandungan boraks dan formalin yang sederhana, murah, dan mudah; serta diharapkan akan dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri. Reagen yang digunakan sebagai detektor adalah ekstrak bunga Ruellia ungu (Ruellia Brittoniana) yang memiliki kandungan antosianin. Metoda hasil inovasi ini, dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan boraks maupun formalin sekaligus; dan telah teruji memiliki tingkat akurasi deteksi yang baik, sampai pada kandungan boraks dan formalin hanya 10-20 ppm.
Avoid Disasters with Flowers
Short Description
Borax and formalin which are harmful to health, but still widely used as food preservatives, because their price are cheap. Tests for borax and/or formalin content in food are generally still limited to being carried out by government autority or by the food nmanufacturers; for the reasons of cost, or because it requires laboratory facilities. This innovation develops a simple, cheap, and easy method of identifying the content of borax and/or formalin in food; that hopefully can be carried out by the common people. The reagent used is extracted from purple Ruellia flowers (Ruellia Brittoniana) which contains anthocyanin. This innovative method is proven accurate to detect both borax and formalin, and has been proven to have a good level of detection accuracy.
Perspektif
Alam bukan saja menyediakan kebutuhan manusia yang lebih baik dan lebih sehat; tapi juga menyediakan sarana bagi manusia untuk mengidentifikasi adanya kandungan bahan-bahan beracun dan berbahaya bagi kesehatan.
Keunggulan Inovasi:
- Inovasi ini telah dikembangkan dengan tingkat akurasi deteksi cukup tinggi sampai pada level 10-20 ppm,
- Inovasi ini dapat digunakan untuk pengujian kandungan boraks dan formalin sekaligus, dengan perubahan warna yang kontras,
- Tidak memerlukan biaya pembelian reagen kimia, biaya test kit, maupun untuk biaya laboratorium,
- Waktu uji / analisis relatif singkat, hanya memerlukan waktu 1- 2 menit untuk pengujian boraks, dan 10-15 menit untuk formalin,
- Caranya pengujian mudah dan praktis, sehingga dapat digunakan oleh masyarakat umum,
- Dilengkapi dengan petunjuk populer bagi masyarakat umum, tentang tatacara mendeteksi kandungan formalin dan boraks dalam makanan, sehingga dapat dilakukan secara mandiri.
Potensi Aplikasi:
Inovasi ini berpotensi dikembangkan menjadi indikator dalam bentuk test-kit agar pengujiannya dapat dilakukan lebih mudah dan lebih praktis lagi, serta memungkinkan untuk diproduksi dan disebarkan secara massal.
Karena kemampuan deteksinya yang sekaligus untuk boraks dan formalin (dwifungsi), inovasi ini dapat dikembangkan menjadi produk dual test-kit, dimana sisi kanan dan kiri kertas test kit dapat diaplikasikan untuk kedua pemeriksaan sekaligus; boraks di sisi kanan dan formalin disisi kiri. Selain itu, inovasi ini berpotensi dikembangkan untuk memprediksi konsentrasi boraks maupun formalin pada sampel makanan secara semi-kuantitatif, berdasarkan intensitas warna hasil pemeriksaan.
Innovator:
Tim Inovasi
ISI
Institusi
ISI
Alamat
ISI
Status Paten
Telah Terdaftar
Kesiapan Inovasi
*** Telah Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
*** Terbuka
Peringkat Inovasi
*** Paling Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada