• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Bermain Lego Jadilah Rumah

Prapabrikasi Segmen Struktur dan Lokbrik Rumah Tumbuh Horizontal dan Vertikal

Deskripsi Singkat


Prapabrikasi pembangunan rumah semakin populer karena menawarkan proses pembangunan yang lebih cepat, biaya lebih hemat, serta sisa bahan yang lebih sedikit, khususnya dengan berkembangnya bisnis perumahan di perkotaan. Metoda prapabrikasi juga menjadi relevan, untuk membantu mengejar target pengadaan rumah pemerintah sebanyak 3 juta unit rumah per tahun. 

Inovasi yang diberi merek Lokbrik; Lock (mengunci) dan Brick (bata), untuk membedakan produk inovasi ini dari bata konvensional atau batako yang ada di pasaran; merupakan sistem prafabrikasi komponen struktur maupun dinding bangunan yang lebih kuat, lebih cepat dirakit, dan dengan limbah yang minim; bila dibandingkan dengan prafabrikasi konvensional yang menggunakan bata, batako, hebel, panel metal, serat kayu pres; dan diikat dengan mur dan baut. 

Setiap komponen Lokbrik menggunakan sambungan jantan dan betina (tongue and groove) yang saling mengunci sehingga tidak memerlukan adukan semen sebagai perekat, dan pemasangannya menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih rapi; karena seluruh komponen prafabrikasi dicetak sebagai modul standar dengan dimensi kelipatan 15 cm. Setiap komponen Lokbrik telah memenuhi memenuhi standar mutu 1 SNI 03-0349–1989  dan SNI 8640: 2018. 
 

Play Lego to Build a House

 

Short Description


Prefabricated home construction is gaining popularity due to its faster building process, cost-effectiveness, and reduced material waste - advantages that are particularly relevant given the growth of urban housing developments. Prefabrication methods can also play a crucial role in helping to meet the government's target of delivering 3 million housing units annually.

Branded as "Lokbrik", this innovation is a prefabrication system for structural and wall components. It offers superior strength, faster assembly, and minimal waste compared to conventional prefabricated methods that rely on standard bricks, AAC blocks, metal panels, and require nuts and bolts for fastening. Each Lokbrik component features an interlocking tongue-and-groove connection, eliminating the need for cement mortar as an adhesive; resulting in easier, faster, and neater installation. This is facilitated by the fact that all prefabricated components are cast as standard modules with dimensions based on 15 cm increments. Every Lokbrik component complies with quality standards SNI 03-0349–1989 and SNI 8640:2018.

Perspektif

Inovasi dalam membangun rumah dapat menghasilkan rumah yang lebih bermutu, dengan lebih cepat dan lebih murah; namun perlu diantisipasikan akan hilangnya lapangan kerja padat karya bagi banyak buruh bangunan.   

Keunggulan Inovasi:

  • Struktur dapat dipersiapkan untuk rumah standar untuk tumbuh horizontal dari T-25 sampai T-75 maupun tumbuh vertikal dari T-90 sampai T-180, 
     
  • Dalam pembangunan rumah standar T-36, jumlah pekerja untuk Lokbrik 18,7% lebih sedikit dibandingkan cara konvensional, waktunya 16,6% lebih cepat, dan biaya konstruksi 15,8%  lebih murah,
     
  • Konsumsi energi pada bangunan standar T-36 yang menggunakan Lokbrik beton ringan 8,10% lebih hemat bila dibandingkan dengan dinding batu bata,
     
  • Pengiriman komponen Lokbrik lebih mudah karena dimensinya kecil-kecil, dan berdimensi moduler terstandar untuk berbagai panjang, lebar dan tinggi ruang sesuai kelipatan modul 15cm,
     
  • Sambungan komponen Lokbrik yang menggunakan sambungan jantan dan betina yang saling mengunci, teruji lebih rigid dan lebih kuat bila dibandingkan dengan sambungan konvensional dengan mur dan baut.
     
  • Mutu komponen Lokbrik telah memenuhi standar mutu 1 SNI 03-0349–1989  dan SNI 8640 : 2018,

Potensi Aplikasi:

Inovasi Lokbrik berpotensi diaplikasikan untuk proyek-proyek pembangunan perumahan terstandar; untuk menghasilkan pembangunan yang lebih cepat, lebih murah, dan kebutuhan pekerja lebih sedikit; selain juga lebih ramah lingkungan,  karena limbah konstruksi yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan  pembangunan secara konvensional.

Inovasi ini juga dapat diaplikasikan pada situasi tanggap bencana, karena dapat dibangun secara massal dalam waktu tunggu yang lebih singkat bagi masyarakat yang rumahnya hancur terdampak bencana. Selain itu inovasi ini juga bisa sangat membantu mengakselerasi program pemerintah untuk membangun tiga juta rumah per tahun.

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi