• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Bak Anjing Pelacak untuk Pemalsuan Rempah - SIAP

Platform Deteksi Pemalsuan Rempah Berbasis Sidik Jari Elektrokimia dan Machine Learning

Deskripsi Singkat


Indonesia adalah salah satu produsen rempah terbesar di dunia. Namun, tingginya nilai ekonomi rempah menjadikannya rentan terhadap praktik pemalsuan melalui pengoplosan dengan bahan yang lebih murah. Masalahnya, alat dan metoda untuk mendeteksi pemalsuan rempah umumnya memerlukan instrumen canggih, analis terlatih, dan belum ada yang mendukung untuk melakukan analisis in-situ.

Inovasi ini menawarkan sistem deteksi pemalsuan rempah berbasis sidik jari elektrokimia (electrochemical fingerprinting) menggunakan teknik cyclic voltammetry (CV) dikombinasikan dengan analisis kemometrik dan machine learning. Dengan metoda ini, sampel rempah diekstraksi dan dianalisis menggunakan sensor elektrokimia. Senyawa-senyawa elektroaktif yang terkandung dalam rempah menghasilkan pola khas sehingga membentuk sidik jari elektrokimia yang unik untuk setiap jenis dan tingkat kemurnian rempah.
Inovasi ini telah diuji pada beberapa kasus pemalsuan rempah, dan telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam membedakan sampel dari daerah yang berbeda, serta membedakan sampel asli dari sampel yang dipalsukan. Selain itu, inovasi ini juga dapat memperkirakan tingkat pemalsuan secara kuantitatif berdasarkan data elektrokimia yang diperoleh 
secara cepat, sederhana, dan berbiaya rendah; sehingga berpotensi diterapkan untuk pengendalian mutu rempah di berbagai industri maupun lembaga pengawasan pemerintah.

Sniffer Dog for Spice Counterfeiters

 

Short Description


Indonesia is one of the world's largest spice producers. However, the high economic value of spices makes them vulnerable to counterfeiting through adulteration with cheaper ingredients. Meanwhile, the tools and methods for detecting spice counterfeiting require sophisticated instruments, trained analysts, and no support for in-situ analysis. This innovation offers a spice counterfeiting detection system based on electrochemical fingerprinting, using cyclic voltammetry (CV) combined with chemometric analysis and machine learning. With this method, spice samples are extracted and analyzed using electrochemical sensors. The electroactive compounds contained in spices produce distinctive patterns, forming a unique electrochemical fingerprint for each spice type and purity level. This innovation has been tested in several cases of spice counterfeiting and demonstrated good ability to distinguish samples from different regions and distinguish genuine samples from counterfeit ones; easily, quickly and at low cost. 

Perspektif

Tindak memalsukan terjadi karena adanya tekanan (pressure) misalnya kewajiban memenuhi target; adanya peluang (opportunity) misalnya karena lemahnya pengawasan; dan adanya pembenaran (rationalization) misalnya hanya untuk kali ini saja. 

 

Keunggulan Inovasi:

  • Analisis dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat dengan preparasi sampel yang minimal dibandingkan metode konvensional,
     
  • Menggunakan instrumen elektrokimia (potensiostat) yang lebih ekonomis bila dibandingkan instrumen analitik di laboratorium,
     
  • Menghasilkan sidik jari spesifik karena profil elektrokimia yang unik, sehingga memungkinkan identifikasi keaslian dan tingkat pemalsuan secara akurat, dan dapat diadaptasi untuk berbagai komoditas lainnya.
     
  • Didukung kecerdasan buatan kemometrik dan machine learning yang mampu  mengekstraksi data voltammetri yang kompleks menjadi klasifikasi dan prediksi, baik secara kualitatif maupun kuantitatif,
     
  • Dapat dikembangkan menjadi perangkat portabel untuk pemeriksaan secara cepat dan in situ

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini memiliki potensi aplikasi yang luas di sektor pangan, pertanian, dan industri. Pada bisnis / perdagangan bahan rempah, teknologi ini berfungsi sebagai alat pengendalian mutu untuk memverifikasi keaslian bahan baku sebelum produksi guna menekan risiko ketidaksesuaian terhadap standar.

Bagi lembaga pengawasan pangan pemerintah, metode ini menjadi alat skrining cepat untuk mendeteksi adanya indikasi pemalsuan produk di pasar sebelum dilakukan analisis laboratorium yang lebih lengkap. Bagi eksportir dan pelaku industri, inovasi  ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem jaminan mutu, sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk rempah Indonesia. Untuk sektor penelitian dan pendidikan, inovasi ini dapat menjadi platform bagi pengembangan berbagai inovasi lain terkait autentikasi pangan.

 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi