• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

.Pantau Kebakaran Hutan Tanpa Jeda

Sistem OLAP Hotspot Karhutla

Deskripsi Singkat


Pemantauan titik panas sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  di Indonesia dilakukan dengan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Web (SIPONGI). Secara operasional tim patroli di lapangan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga telah dilengkapi dengan aplikasi mobile untuk melakukan pencatatan dan pelaporan. 

 Inovasi ini mengembangkan alat bantu untuk melengkapi SIPONGI, sehingga dapat menganalisis data historis titik panas berdasarkan dimensi waktu, lokasi, dan tingkat kepercayaan dari setiap titik panas, untuk membantu dalam melakukan prediksi potensi terjadinya karhutla. Inovasi ini memanfaatkan teknologi Online Analytical Processing (OLAP), yaitu teknologi analisis data yang digabungkan dengan pengelolaan data spasial. 

OLAP memungkinkan penggunanya mengakses seluruh data yang tersedia dalam database secara fleksibel, dan melakukan analisis dengan menerapkan filter, serta melakukan analisis data secara mendalam, sehingga dapat diperoleh 
informasi yang relevan dengan cara yang lebih mudah, lebih cepat, dan data real-time; didukung dengan visualisasi data spasial secara interaktif. 


 

Monitor Hotspots in Real Time

 

Short Description


Monitoring of hotspots as indicators of forest and land fires (karhutla) in Indonesia is carried out using the Web-Based Early Detection Information System for Forest and Land Fire Control ( named SIPONGI). Operationally, field patrol teams for forest and land fire prevention are already equipped with mobile application for recording and reporting. This innovation develops tools to complement SIPONGI, enabling it to analyze historical hotspot data on real-time basis, location, and the confidence level of each hotspot; to assist in predicting the potential for forest and land fires. This innovation uses Online Analytical Processing (OLAP) technology, a data analysis technology combined with spatial data management. OLAP allows users to flexibly access all available data in the database, applying various filters to perform in-depth data analysis, thus obtaining relevant information more easily, quickly, and in real-time, complete with interactive spatial data visualization. 

Perspektif

Ketersediaan dan kelengkapan data serta informasi menjadi tidak berarti; apabila tidak dapat menghasilkan tindakan yang cepat, responsif dan tepat sasaran.   

Keunggulan Inovasi:

  • Meningkatkan peran SIPONGI dalam upaya pencegahan karhutla secara cepat, responsif dan tepat sasaran, 
     
  • Mendukung SIPONGI dalam menggabungkan analisis data dan peta interaktif, sehingga memungkinkan visualisasi sebaran serta potensi risiko karhutla dengan menggunakan peta berwarna yang terintegrasi dengan grafik serta daftar lokasi, 
     
  • Aplikasi OLAP menyediakan fasilitas bagi pengguna melakukan data drill-down dan roll-up, sehingga memungkinkan pengguna melakukan penelusuran data sampai ke level pulau dan desa, dan sebaliknya dengan cepat.
     
  • Inovasi ini juga dilengkapi dengan aplikasi mobile untuk melakukan pencatatan dan pelaporan, serta menyediakan visualisasi data spasial yang interaktif dan real-time.

Potensi Aplikasi:

Inovasi Sistem OLAP Hotspot Karhutla dapat dijadikan sebagai sistem nasional untuk peringatan dini karhutla, sehingga memungkinkan dilakukannya pengiriman notifikasi secara otomatis dan real-time ke masyarakat atau ke petugas lapangan, saat terdeteksi adanya hotspot baru atau lonjakan jumlah hotspot. 

Inovasi ini juga dapat mendukung dikembangkannya d
ashboard analisis risiko wilayah, sebagai platform khusus untuk para pengambil keputusan, dengan menampilkan peta risiko serta memberikan rekomendasi pencegahan karhutla berbasis data, dan dilengkapi dengan fitur prediksi jumlah hotspot yang diolah dengan kecerdasan buatan / AI.

 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi