• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Lebih Cepat, Lebih Hemat, Lebih Manfaat

Sistem dan Metode Otomatis untuk Penentuan Viabilitas Benih Padi berbasis Analisis Radicle Emergence

Deskripsi Singkat


Benih padi bersertifikat seringkali tumbuh jauh lebih sedikit, dan tidak sesuai dengan yang tertulis di label kemasan. Benih dengan daya berkecambah 80% berdasarkan hasil uji laboratorium, ternyata hanya tumbuh 50-60% saat di tanam di sawah. Dampaknya tentu sangat merugikan bagi petani; biaya produksi meningkat untuk benih sulaman, waktu tanam mundur, dan hasil panen menjadi berkurang. Masalahnya, pengujian benih di laboratorium hanya mengukur daya berkecambah; bukan vigor atau daya tumbuh benih sesungguhnya, yang dengan cara konvensional pengujiannya membutuhkan waktu uji selama 14 hari.

Inovasi ini mengembangkan aplikasi berbasis web, yang dilengkapi kamera untuk memotret benih yang sedang berkecambah, lalu secara otomatis dengan dibantu kecerdasan buatan memprediksi vigor benih berdasarkan panjang 
pertumbuhan radikula (radicle emergence) secara presisi. Dengan aplikasi ini pengujian vigor dapat diselesaikan dalam 3 hari, lebih cepat 4,7 kali bila dibandingkan metode konvensional. Inovasi ini teruji menghasilkan  prediksi vigor benih padi secara lebih akurat dan objektif bila dibandingkan dengan metode konvensional, karena tidak tergantung pada penilaian subjektif dari teknisi penelitinya; juga membantu dalam pendokumentasian  hasil analisanya, sesuai dengan tuntutan standar uji ISO 17025. 

 

Faster, More Economical, More Benefits

 

Short Description



Perspektif

Prediksi benih bisa berkecambah barulah sebagian bukti dari kualitas benih. Yang kita perlukan adalah prediksi kualitas daya tumbuh benih agar menjadi tanaman yang produktif.  

Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi ini dapat menyelesaikan pengujian vigor benih padi dalam 3 hari, lebih cepat hampir lima kali bila dibandingkan dengan metoda konvensional selama 14 hari, 
     
  • Menghilangkan variasi pengamatan dengan standard error < 2%, sedangkan dengan metoda manual terjadi bias / variasi sekitar 10% sampai 15%,
     
  • Potensi penghematan biaya pengukuran vigor sebesar 60% - 70% bila dibandingkan dengan metoda manual, 
     
  • Menyediakan dokumentasi digital, sesuai dengan tuntutan ISO 17025, dan dilengkapi dengan protokol pengujian terpusat dalam rangka mendukung harmonisasi kualitas benih nasional,
     
  • Harga langganan aplikasi 60-75% lebih murah bila dibandingkan dengan software internasional yang menggunakan interface lokal.

Potensi Aplikasi:

Inovasi telah diaplikasikan untuk berbagai pengujian vigor benih padi di laboratorium pengujian benih komersial, quality control di industri perbenihan, penelitian dan pengembangan varietas padi unggul, serta diberbagai lembaga pendidikan dan pelatihan teknologi pengujian mutu benih.

Lebih lanjut, inovasi ini berpotensi diperluas aplikasinya untuk pengujian vigor berbagai tanaman serealia lain seperti sorgum dan jagung; dan diintegrasikan ke dalam sistem informasi mutu benih nasional. Dalam jangka panjang, inovasi ini berpotensi dikembangkan aplikasinya untuk mendukung pengujian benih dari tanaman hortikultura lainnya; termasuk membantu dalam penyimpanan benih agar terhindar dari risiko kerusakan .
 


Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan