• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Spirulina dalam Pipa Polietilena

Kolom Hijau Tropis: Fotobioreaktor Murah dan Tangguh untuk Produksi Spirulina Berkelanjutan di Indonesia

Deskripsi Singkat


Indonesia berpotensi besar membudidayakan Spirulina (Arthrospira platensis) karena tersedianya cahaya matahari serta suhu yang mendukung sepanjang tahun. Namun, budidaya Spirulina dengan kolam terbuka (Raceway Pond) masih terkendala akibat tingkat kontaminasi organisme liar yang tinggi dan produktivitasnya yang rendah. Sementara itu, pengembangan budidaya Spirulina dengan teknologi fotobioreaktor sejauh ini masih mahal, kompleks, serta kurang adaptif untuk diterapkan di luar ruangan. Akibatnya, pemanfaatan Spirulina sebagai sumber pangan, pakan, dan bahan baku bioindustri menjadi terbatas.

Inovasi ini mengembangkan fotobioreaktor dengan kolom vertikal berbahan polietilena (PE) transparan modular yang murah, dan dirancang khusus untuk operasi luar ruang dalam iklim tropis. Sistem memanfaatkan cahaya matahari alami, sirkulasi airlift multi-injeksi, serta pengendalian suhu yang disederhanakan. Hasil uji lapangan menghasilkan produktivitas biomassa Spirulina yang tinggi dan stabil, dengan serta konsumsi energi total yang lebih hemat, bila dibandingkan sistem konvensional dengan kolam terbuka.

 

Spirulina in Polyethylene Pipes

 

Short Description



Perspektif

Spirulina telah lama digadang-gadang sebagai sumber gizi masa depan, karena mengandung 50-70% protein berkualitas tinggi. Karenanya inovasi ini sangat dinantikan agar segera menjadi kenyataan.
 

Keunggulan Inovasi:

  • Produktivitas uji mencapai 13,86 sampai 23,8 gram per meter persegi per hari; dua kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan budidaya kolam terbuka,

  • Dilengkapi dengan teknik pendinginan secara pasif yang dapat menjaga stabilitas air tetap stabil dan ideal untuk budidaya,​​​​​​

  • Efisiensi pencahayaan yang lebih tinggi, sampai hampir dua kali lebih baik dibandingkan dengan budidaya kolam terbuka,

  • Sistem budidaya yang tertutup sehingga daapat mencegah risiko kontaminasi, 

  • Proses pemanenan Spirulina yang memaanfaatkan gravitasi sehingga jauh lebih hemat energi,

  • Kebutuhan lahan budidaya yang jauh lebih sedikit apabila dibandingkan dengan budidaya dengan kolam terbuka. 

 

 

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini berpotensi untuk menggantikan metoda produksi Spirulina dengan kolam terbuka, karena telah dirancang agar dapat dioperasikan untuk UMKM, koperasi ataupun  maupun komunitas masyarakat lainnya. 

Inovasi ini juga berpotensi ditawarkan dan diintegrasikan sebagai bagian dari program pengembangan pangan fungsional bergizi tinggi, program peningkatan mutu pakan ternak dan ikan, maaupun pengembangan bahan baku bioindustri dalam negeri.

Selain itu, inovasi ini juga dapat berkontribusi pada penyerapan karbon biologis serta penguatan ekonomi sirkular berbasis sumber daya hayati lokal, yang dalam jangka panjang mendukung peningkatan ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja "hijau", serta penguatan inovasi di sektor bioteknologi.


 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan