• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Gogo Unggul Bikin Sendiri

SUKSES MENGHASILKAN GALUR PADI GOGO “SEMAKA” BERDASARKAN SELEKSI QUANTITATIF TRAIT LOCI YANG DILAKUKAN PADA GALUR PADI SAWAH LOKAL

Deskripsi Singkat


Pengairan hilir sungai semakin tidak mencukupi untuk kebutuhan irigasi sawah. Akibatnya penambahan lahan sawah baru di luar Jawa terkendala terutama oleh pembentukan lapisan tapak bajak yang kedap air, dan tanpa lapisan ini sawah baru tidak dapat dicetak. Untuk itu perlu dicari alternatif lain untuk mengamankan swasembada beras nasional tanpa harus mencetak sawah baru. Salah satunya adalah pengembangan padi ladang / padi gogo.   

Inovasi ini mengembangkan proses pemuliaan varietas padi gogo, yang dapat menyintas keadaan cukup air maupun kekurangan air sejak mulai dari semaian sampai masa panen. Pemuliaan dilakukan melalui seleksi fenotipik berdasarkan
 analisis Quantitative Trait Loci (QTL), yaitu menseleksi induk padi berdasarkan sifat-sifat /karakteristik yang dapat diamati secara subjektif (fenotipik) untuk menghasilkan keturunan padi unggul yang diinginkan. Inovasi ini telah terbukti menghasilkan galur padi gogo unggul, dinamai varietas Semaka, yang sesuai dengan ekologi / ekosistem lokal, rasa nasi yang pulen, dan produktifitas per hektar mengungguli padi unggulan nasional Ciherang.  

 

Homemade Superior Upland Rice

 

Short Description



Perspektif

Potensi padi gogo untuk mendukung swasembada beras nasional seringkali terlupakan, karena adanya persepsi masyarakat bahwa padi gogo nasinya keras dan tidak enak.  

Keunggulan Inovasi:

  • Seleksi fenotipik dengan analisis QTL  lebih efisien dan lebih cepat,  karena tidak melalui proses hibridisasi yang kompleks dan lama (3 – 5 tahun), sebelum melakukan seleksi fenotipik dan mencapai kestabilan zuriat,  
     
  • Proses seleksi mudah, sehingga dapat diajarkan ke petani agar mereka nantinya dapat melakukannya sendiri; hanya membutuhkan tanaman padi gogo sedikitnya satu hektar untuk memulai proses seleksi,
     
  • Telah berhasil menghasilkan varietas padi unggulan setelah melakukan seleksi selama tiga masa tanam; berdasarkan kriteria sifat-sifat unggul yang ditetapkan,
     
  • Varietas Semaka berasal dari padi lokal, sehingga keunggulan ekologi lokal seperti ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan hama / penyakit lokal, kebutuhan pupuk yang lebih rendah tetap terjaga, disamping memperoleh rasa nasi yang pulen yang produktivitasnya tidak kalah dengan padi unggulan nasional.
     

Potensi Aplikasi:

Inovasi metoda seleksi fenotipik dengan QTL ini berpotensi disebar-luaskan ke masyarakat petani, agar mereka dapat menggembangkan lebih lanjut galur padi gogo yang semakin unggul di masa depan. Untuk itu penyiapan penyuluh dan evaluator lapangan untuk mendukung proses seleksi, yang tetap memerlukan kompetensi dalam melakukan uji laboratorium serta analisis statistika kuantitatif. Lebih lanjut, inovasi ini dapat mendukung target swasembada beras pemerintah, melalui proses pengembangan varietas padi unggul dengan partisipasi luas oleh para petani sendiri; baik bagi areal padi sawah yang terkendala oleh kecukupan irigasi, atau bagi sawah tadah hujan, ataupun bagi padi gogo untuk lahan kering. 
 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan