• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

SELAMAT DATANG ERA KECERDASAN BUATAN



Menghadiri peluncuran KORIKA Claw pada 17 Juni 2026 yang lalu, sungguh memberikan semangat dan optimisme baru bagi masa depan Indonesia. Di tengah maraknya kekhawatiran banyak orang bahwa Indonesia akan “ditelan” oleh bangsa lain di era kecerdasan buatan (AI) saat ini; prakarsa peluncuran KORIKA Claw bisa menjadi langkah awal yang sangat strategis; sekalipun tentunya masih harus menghadapi berbagai tantangan, sampai kita dapat melihat terjadinya adopsi massal KORIKA Claw oleh masyarakat umum kita.

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, pilihan membangun ekosistem AI-Agent sendiri, seperti KORIKA Claw; sungguh merupakan pertaruhan yang berani; karena mengadopsi solusi global (seperti OpenAI, Microsoft, atau Google) jelas-jelas menjanjikan jalan yang jauh lebih praktis, lebih mudah, lebih murah, dan lebih cepat. Sekalipun merupakan pilihan yang “berat”, namun ini adalah keputusan ekonomi dan geopolitik yang sangat strategis. Mengadopsi solusi global yang sudah siap tentu akan lebih mudah dalam jangka pendek; namun dalam jangka panjang bisa membawa konsekuensi ketergantungan Indonesia pada berbagai jasa dan kemudahan dari luar (lisensi, royalti, subskripsi, dan sebagainya); yang pasti akan semakin memberatkan posisi neraca jasa-jasa negara yang kinipun sudah selalu defisit.

Hal lain yang sungguh membesarkan hati adalah bahwa prakarsa KORIKA (Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial), yang berstatus LSM independen, sepertinya cukup sukses menjadi “dirigen” dari berbagai pemangku kepentingan terkait AI yang sering disebut sebagai Penta Helix, yaitu: Pemerintah (dalam hal ini terutama BRIN), kalangan industri / bisnis / investor; akademisi / peneliti / teknolog dari berbagai disiplin ilmu, komunitas, dan media massa.  Tentunya ini akan memperbesar peluang  KORIKA Claw untuk bisa menjadi AI-Agent yang nantinya bisa “menguasai” Indonesia.

Salah satunya komponen ekosistem AI-Agent yang menyampaikan paparan adalah dari INA Digital Edu yang didukung oleh "pabrik duit" negara ( yaitu Perum PERURI) dan telah mengembangkan Rumah Pendidikan sebagai ekosistem pendidikan berbasis digital di Indonesia, dan telah melayani berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Indonesia. Selain itu, ada juga paparan yang mewakili sebuah perusahaan investasi (global) yaitu PT AI Capital yang menetapkan cetak biru (blueprint) yang sangat tegas: Indonesia tidak boleh lagi sekadar menjadi pasar dalam keekonomian AI-Agent.  Apalagi sebagai negara dengan penduduk keempat terbesar di dunia, apapun yang terbukti memberikan nilai tambah bagi seluruh masyarakatnya (menjadi cerdas dan produktif) tentunya akan menikmati sukses di dalam pasar raksasa yang berkembang. Bahkan PANDI (
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) yang adalah badan resmi yang ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menjaga kedaulatan alamat digital, juga berpartisipasi dan menawarkan berbagai kemudahan bagi organisasi yang berminat menggunakan identitas ai.id bagi alamat situs web mereka, demi memperoleh tiga manfaat sekaligus: kredibilitas yurisdiksi, perlindungan identitas hukum, serta penghematan biaya operasional dalam memakai AI-Agent Indonesia.


Kita akan segera melihat bagaimana nanti kiprah KORIKA Claw selanjutnya untuk membuktikan perannya, bahwa dalam pemakaian AI-Agent, Indonesia akan menjadi tuan-rumah di negerinya sendiri.

Salam inovasi!

(ks/19/06/26)  


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

UPDATE: PENGAJUAN PROPOSAL KE BATCH 02

Setelah berlangsung selama 2 (dua) bulan penuh (April – Mei 2026); pengajuan proposal inovasi

SELAMAT DATANG ERA KECERDASAN BUATAN

Menghadiri peluncuran KORIKA Claw pada 17 Juni 2026 yang lalu, sungguh memberikan semangat dan optim

MANIFESTO IINOVASI DI ERA KECERDASAAN BUATAN

Kita umumnya cukup merasa nyaman berada dalam paradigma bahwa resep sukses adalah menjadi “mes

117 INOVASI INDONESIA – 2025 TERPILIH!

Penjurian "117 Inovasi Indonesia-2025" telah berlangsung melalui dua tahapan penilaia

SELAMAT JALAN YANG PAMITAN, SELAMAT BERJUANG YANG DATANG

Di hari Pahlawan tahun ini, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Puti