• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

BERITA DUKACITA : Kepala LIPI Prof. Iskandar Zulkarnain Tutup Usia



Segenap keluarga BIC mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Professor Iskandar Zulkarnaen yang menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (02/07/17) pukul 16.00 WIB di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center, Jakarta.

Seperti dikutip dari laman lipi.go.id, Professor Iskandar Zulkarnain menjabat sebagai Kepala LIPI sejak 17 Oktober 2014. Dia merupakan alumni Strata 1 Fakultas Geologi, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1985 dan menyelesaikan Ph.D program dengan gelar Doktor rerum naturalium (Dr. rer.nat) dari the Johannes Gutenberg Universitaet, Jerman.

Pria kelahiran 14 April 1959 itu berkiprah sebagai peneliti sejak tahun 1985 dengan bidang penelitian geokimia batuan selama lebih dari 20 tahun. Beliau meraih gelar profesor riset di bidang geologi dan geofisika pada 21 Agustus 2013.

Professor Iskandar juga pernah menjadi Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi pada 2006-2011 dan diamanahkan menjadi Deputi Bidang Ilmu Kebumian LIPI tahun 2011 hingga 2014.

Semoga Almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amin. (YZH/030717)

 


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

115 INOVASI INDONESIA – 2023 TERPILIH !

Penjurian "115 Inovasi Indonesia-2022" yang berlangsung pada bulan Januari 2024 lalu

OLEH-OLEH INOVASI TANPA DISRUPSI DARI BANGKOK

Pengarang buku strategi inovasi # 1 sejagat “Blue Ocean Strategy”, Chan Kim & Renee

OBITUARI - PAULUS TJAKRAWAN - Sang Inovator Energi Terbarukan

Duka mendalam bagi BIC dan tentunya bagi banyak inovator Indonesia, saat mendengar berita berpulangn

Program Certified Innovation Professional (CIP) dan Certified Innovation Manager (CIM) – 2024

Workshop Online CIP / CIM untuk tahun 2024 akan segera digelar lagi, dan angkatan pertama akan dimul

SETELAH INOVASI KITA MEROKET DI GII

Di tengah-tengah merebaknya Pandemi Covid-19 lebih dari tiga tahun lalu, BIC memuat tulisan tentang