Rangka untuk Tulang Baru
Sintesis Kalsium Fosfat Scaffold 3D dengan Porosifier Alginat dan Kolagen sebagai Material Biomedis Pemercepat Pemulihan pada Kerusakan Tulang
Deskripsi Singkat
Kecelakaan yang menyebabkan kerusakan tulang telah meningkatkan permintaan material biomedis. Penggunaan material berbasis bahan biologis telah banyak dikembangkan, namun belum menghasilkan pori-pori yang sesuai, sehingga regenerasi jaringan tulang berjalan lambat.
Inovasi ini mengembangkan biomaterial berbasis bahan biologis; alginat dan kolagen, untuk menghasilkan rangka (scaffold) material yang memiliki pori yang besar. Alginat/kolagen digunakan sebagai gel yang akan bereaksi dengan ion-ion kalsium, untuk membentuk pori kalsium fosfat, sehingga dapat menunjang struktur jaringan pada regenerasi tulang baru. Scaffold yang dihasilkan memiliki rata-rata ukuran pori 200-400
Scaffolding for The New Bone
Short Description
The development of biomedical material based on biological ingredient has not produced the suitable pores sizes, and it results in slow tissue regeneration. This innovation develops biomaterials based on; alginate and collagen, to produce a skeleton (scaffold) that has a large pore. Alginate/collagen is used to bind the calcium ions, to form calcium phosphate pore, so as to support the structure of new bone tissue regeneration. The resulting scaffold has an average pore size of 200-400
Perspektif
Bioteknologi sering disebut sebagai teknologi yang mengubah dunia masa depan. Inovasi dalam biomaterial adalah salah satu pilar penunjangnya.
Keunggulan Inovasi:
Potensi Aplikasi:
-
Innovator:
Tim Inovasi
Dr. Kiagus Dahlan
Dr. Drh. Gunanti
Institusi
Institut Pertanian Bogor
Alamat
Direktorat Riset dan Inovasi
Gd. Andi Hakim Nasoetion Lt.5
Kampus IPB Darmaga
Bogor 16680 Jawa Barat
Status Paten
Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi
** Siap Dikomersialkan
Kerjasama bisnis
** Luas
Peringkat Inovasi
** Sangat Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada
