• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

MI BEBAS GLUTEN (Gluten Free) DENGAN BAHAN DASAR TEPUNG KREKEL SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SEHAT


Abstrak

Mie bebas gluten merupakan inovasi produk olahan singkong terutama dari tepung krekel yang mengandung nilai gizi yang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan, karena bebas pengawet, bebas gluten, memiliki energy yang tinggi. Tepung krekel berkhasiat untuk pengidap autis,penderita seliak dan penderita Diabetes karena bebas gluten dan rendah glukosa.Produk mie ini harganya relatif murah dibandingkan dengan mie lainya, sehingga memiliki peluang usaha dan potensi pasar yang besar untuk dikembangkan.

Deskripsi

 

Mie bebas gluten dari tepung krekel  merupakan alternatif makanan sehat bagi masyarakat, para penderita autis, alergi protein gluten dan penderita diabetes. Variasi produk mi gluten free sebagai berikut:
1. Mi Original
Mi Bodin dibuat dengan membuat tepung krekel dari ketela
pohon. Pada proses pembuatan mie, tepung krekel dicampur
dengan air kemudian dipanaskan untuk membuat gel, yang
berperan sebagai pengikat partikel tepung sehingga dapat
dibentuk menjadi adonan mi. Gel dibuat dengan
mencampurkan air minum dengan tepung krekel dengan
perbandingan berat tepung:air 1:4 sampai 1:6. Campuran ini
kemudian dipanaskan dalam water bath bersuhu 90°C, sambil
campuran terus diaduk, sampai semua bagian matang menjadi
gel. Gel kemudian didiamkan pada suhu kamar. Setela dingin,
gel dicampur dengan tepung krekel kering dengan
perbandingan berat gel:tepung krekel 1:0,9 hingga 1:1,1.
Campuran diaduk menggunakan mixer elektrik dan pengaduk
spiral selama 15-30 menit hingga terbentuk adonan yang rata,
bisa dibentuk, dan tidak melekat pada wadah. Adonan
kemudian dibentuk lembaran setebal sekitar 2 mm,6
menggunakan roller manual. Lembaran adonan itu dilewatkan
pada roller sebanyak 9 hingga 10 kali sampai menjadi lembaran
yang halus permukaannya. Lembaran adonan kemudian
dipotong menjadi strip mi mentah dengan lebar 2 mm.
a. Pembuatan mi kering krekel
Mi mentah dibuat mennjadi mi kering dengan cara pertama
dikukus atau direbus sampai semua bagian masak, dan
kemudian dikeringkan menggunakan penjemuran atau
pengering elektrik pada suhu 30 hingga 40°C sampai kadar
air mi menjadi 12 sampai 16%.
b. Pembuatan mi instan krekel
Mi mentah dibuat menjadi mi instan dengan cara digoreng
hingga semua bagian masak.
2. Pembuatan mi krekel daun kelor
Membuat mi dengan tambahan pasta daun kelor. Penambahan
pasta daun kelor muda dilakukan bersamaan dengan
penambahan tepung krekel setelah gel menjadi dingin, dengan
perbandingan berat gel:campuran tepung dan pasta 1:0,9
hingga 1:1,1 Pasta daun kelor dibuat dengan menghancurkan
daun kelor muda menggunakan blender elektrik, tanpa
tambahan air. Pasta daun kelor ditambahkan ke tepung
singkong kering dalam konsentrasi pasta daun kelor 15 hingga
20%. Proses selanjutnya seperti pembuatan mi di atas, baik
untuk mi kering maupun mi instan.

 

 


Keunggulan Teknologi

Keunggulan dari Mi gluten free ini sudah melalui uji laboratorium
berupa uji tektural, uji cooking time, uji satiety power dan uji organoleptik.
Berdasarkan analisis SNI, dikategorikan dapat diterima masyarakat,
memenuhi persyaratan SNI dalam hal tidak ada benda asing, kadar air
memenuhi yaitu 14% untuk mi kering dan 10% untuk mi instan dan untuk
kadar protein yang memenuhi persyaratan SNI kemungkinan mi dengan
pasta kelor, karena daun kelor mengandung banyak sekali protein. Selain
itu dari segi kesehatan merupakan makanan sehat, bebas pengawet,
bebas gluten dan indeks glikemik rendah.


Potensi Aplikasi

Produksi Mi Instan gluten free dari tepung krekel memiliki peluang usaha dan potensi pasar yang besar karena :
a) Produksi pengolahan Mi Instan Tepung krekel merupakan
industri bersifat home industri yang tidak memerlukan
tempat dan biaya besar.
b)Dapat menggunakan alat-alat dapur sederhana.
c) Bahan baku mudah didapat dan mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

d) Produk Mie merupakan makanan yang praktis dan disukai masyarakat.
e) Harga bahan baku dan harga jual produk terjangkau.