• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Pineaple-pen: Plester Pintar Dengan Indikator Pemantau Kesembuhan Luka


Abstrak

Luka merupakan jaringan yang rusak dan rentan terinfeksi mikroorganisme. Plester umunya diperlukan bagi luka untuk melindungi dan mendukung proses persembuhan. Plester konvensional umumnya perlu dilepaskan untuk mengetahui atau memantau persembuhan luka yang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman bagi pasien. Inovasi ini membuat plester luka dengan indikator persembuhan sehingga memudahkan pasien dengan memberikan informasi mengenai proses persembuhan luka serta dapat mengurangi rasa sakit dan

Deskripsi

Sesuatu yang praktis menjadi tuntutan masyarakat modern saat ini, baik dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok maupun kebutuhan lain termasuk dalam hal kesehatan. Sebagai contoh, saat badan kurang sehat, terkena penyakit maupun terluka, masyarakat membutuhkan penanganan yang cepat, obat yang sangat manjur maupun terapi lain yang praktis, mudah, dan ekonomis. Adanya luka pada tubuh dapat menjadi salah satu hal yang mengganggu aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Luka adalah rusaknya struktur dan fungsi anatomis normal akibat proses patologis. Terdapat dua macam luka yaitu luka dalam (dalam tubuh) dan luka luar (di permukaan tubuh). Jaringan tubuh secara normal dapat melakukan persembuhan luka sendiri dengan baik. Namun, terkadang persembuhan luka berjalan lambat karena adanya infeksi bakteri, paparan benda asing, dan trauma ulang terutama pada luka luar yang terbuka. Perlindungan luka luar yang terbuka dapat ditutup dengan menggunakan plester.

Plester merupakan alat bantu persembuhan dan pelindung luka yang praktis. Saat ini, plester luka tersedia di masyarakat dengan banyak bentuk dan jenisnya. Namun, plester tersebut sebagian besar memiliki kekurangan seperti menyebabkan alergi di sekitar kulit, timbul bintik-bintik merah yang bergelembung berisi air, dan menyebabkan gatal–gatal, bahkan menimbulkan bekas hitam pada kulit sehingga memerlukan waktu yang lama untuk hilang khususnya pada plester yang digunakan dalam kurun waktu yang lama. Proses persembuhan luka sangatlah penting dalam manajemen persembuhan luka. Luka yang diplester saat ini tidak dapat dipantau proses persembuhannya secara langsung karena tertutup oleh plester. Umunya, pemantauan persembuhan luka tersebut dilakukan dengan membuka plester setiap 2-3 hari sekali. Hal tersebut menjadi kurang praktis, karena pasien mengalami rasa kesakitan saat plester dibuka, apalagi jika luka masih belum sembuh.

Inovasi pengembangan produk berupa pineapple-pen memberikan solusi pada plester konvensional yang banyak ditemukan di pasaran saat ini. Plester pintar “pineapple-pen” merupakan plester yang dilengkapi dengan indikator persembuhan luka. Plester konvensional yang ada dipasran dimodifikasi dengan menjahitkan benang katun yang berfungsi sebagai indikator persembuhan luka. Pasien tidak perlu merasakan sakit karena pembukaan plester yang berulang. Benang katun berfungsi sebagai saluran mikrofluida yang memfasilitasi reaksi antara reagen dengan unsur penyusun darah dari luka. Persembuhan luka dipantau dengan mendeteksi keberadaan albumin yang meresap pada benang katun dari luka yang masih belum sembuh. Luka yang terbuka mengeluarkan plasma yang mengandung albumin di dalamnya. Sedangkan luka yang sembuh dan tertutup dengan baik tidak lagi mengeluarkan plasma darah. Keberadaan albumin dideteksi menggunakan reagen Bromo Cresol Green (BCG) yang disalurkan pada jahitan benang katun. Prinsip pemeriksaan albumin dengan metode BCG di laboratorium dilakukan dengan cara serum atau plasma ditambahkan dengan pereaksi albumin BCG. Indikator tersebut akan berubah warna menjadi hijau jika terdapat protein (albumin). Intensitas warna hijau dilihat dengan spectofotometer untuk menunjukkan kadar albumin. Semakin tinggi intensitas cahaya yang diserap oleh cairan yang diukur maka semakin tinggi pula kandungan protein yang terdapat di dalam cairan tersebut. Inovasi pineapple-pen mampu menghilangkan rasa sakit dan tidak nyaman akibat pelepasan plester konvensional.


Keunggulan Teknologi

Pineapple-pen merupakan plester pintar yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi kesembuhan luka dengan indikator jahitan benang katun tanpa perlu mengganti plester. Indikator benang katun akan menunjukkan warna hijau apabila masih terdapat albumin dari luka yang belum sempurna tertutup (belum sembuh) tanpa perlu mengganti plester. Pineaple-pen telah teruji pada pengujian sifat karakter bahan yang digunakan dan persembuhan luka secara invivo pada hewan coba. Reagen protein/albumin BCG yang digunakan dalam skala volume mikro sehingga ekonomis dalam penggunaannya. Teknologi pembuatan sangat mudah dengan mesin jahit dan bahan baku kapas sebagai benang katun sangat mudah diperoleh di Indonesia. Inovasi pineapple-pen ini mampu menghilangkan rasa sakit dan tidak nyaman akibat pelepasan plester konvensional. Plester pineaple-pen ini sangat praktis dan ekonomis dalam penggunaan untuk mendukung proses persembuhan luka dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat.


Potensi Aplikasi

Plester pintar pineaple-pen ini sangat berpotensi untuk diproduksi dalam skala besar untuk pemenuhan diaplikasikan pendukung persembuhan luka dalam kehidupan sehari-hari. Industri kecil dan menengah juga dapat dengan mudah mengadopsi teknologi pembuatan plester pintar pineaple-pen ini. Industri medis nasional yang berkembang dapat menyerap tenaga kerja dan memanfaatkan sumberdaya alam nasinoal dalam memproduksi perangkat medis hasil karya anak bangsa untuk pemenuhan dalam negeri. Selain itu, Industri plester nasional juga dapat dengan mudah mengadopsi teknologi sederhana (sistem penjahitan) dan bahan baku lokal katun Indonesia dalam memproduksi plester ini dalam jumlah besar (scale-up dan mass production) untuk memenuhi kebutuhan perangkat kesehatan (medis) nasional.