• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

T-SPORT DRINK Nutritional Ergogenic Aid, Minuman Olahraga Pemulih Kerusakan Otot Sehabis Latihan


Abstrak

Salah satu zat gizi yang berperan dalam membantu proses pemulihan kerusakan otot sehabis latihan adalah protein, khususnya asam amino bercabang (branched chanin amino acids/BCAA). T-Sport drink merupakan minuman terbuat dari tempe yang mengandung protein, BCAA dan isoflavon. Inovasi ini terbukti mampu mempercepat pemulihan kerusakan otot setelah latihan kekuatan dengan ditandai penurunan kadar CK dan nyeri otot serta peningkatan kekuatan otot.

Deskripsi

Latihan kekuatan merupakan komponen umum dari latihan olahraga. Selama latihan, terutama latihan eksentrik seperti latihan beban, latihan plyometric dan berlari kencang umumnya dapat menyebabkan kerusakan otot, robeknya sarkolema di beberapa serat otot, miofibril yang rusak dan rusaknya garis z. Kerusakan sel otot setelah melakukan latihan dengan intensitas yang tinggi ditandai salah satunya oleh meningkatnya kadar enzim creatine kinase (CK). Kerusakan otot yang terjadi setelah latihan tersebut harus segera dipulihkan karena  kerusakan otot  dapat menyebabkan rasa nyeri otot dan rasa tidak nyaman yang dialami cukup lama dan membuat atlet menjadi sulit untuk tidur. Meskipun serangan nyeri otot ini bukanlah suatu penyakit atau kelainan, namun kondisi ini dapat membatasi pelaksanaan latihan berikutnya. Di samping itu dampak kerusakan otot juga dapat menurunkan kemampuan kekuatan otot  maksimal.

Dalam proses pemulihan kerusakan otot, salah satu zat gizi yang berperan utama adalah protein. Branched chain amino acids (BCAA) atau asam  amino rantai bercabang (leusin, valin dan isoleusin) merupakan asam amino yang penting bagi para atlet dan individu yang aktif, karena digunakan dalam metabolisme energi dalam kerja otot. Salah satu sumber protein dan BCAA yang cukup potensial dan belum banyak digunakan pada atlet adalah tempe. Sebagai pangan tradisional, tempe mempunyai komposisi gizi dan non gizi  seperti isoflavon yang lebih baik dibanding kedelai. Selain itu tempe mudah diproduksi, harga relatif terjangkau, tersedia di pasaran serta mudah dimasak. Di dalam proses pembuatan tempe dari kedelai, enzim protease menghidrolisis komponen protein menjadi asam amino bebas dan nitrogen terlarut.

Melihat banyaknya keunggulan dari tempe sebagai sumber protein, tempe juga memiliki potensi untuk diolah menjadi minuman olahraga sebagai salah satu nutritional ergogenics yang dapat memperbaiki kerusakan otot setelah latihan kekuatan. Minuman ini dapat dijadikan salah satu alternatif sebagai minuman olahraga yang mempunyai kualitas protein yang baik dan mengandung BCAA, yang diharapkan memberikan manfaat terhadap pemulihan dari kerusakan otot setelah melakukan latihan olahraga.

Pengembangan minuman olahraga berbasis tempe ini diawali dengan pembuatan tempe dengan waktu fermentasi yang paling tepat dilanjutkan dengan serangkaian proses yang dapat memaksimalkan potensi gizi (protein, BCAA, vitamin) dan komponen bioaktif (isoflavon) dari tempe dan proses pengolahan yang dapat meningkatkan nilai guna dan cita rasa minuman yang baik. Tepung tempe yang menjadi bahan dasar dalam pengembangan formula minuman olah raga ini didapatkan dengan teknik freeze-drying. Minuman olahraga ini  diformulasi sedemikian rupa sehingga pada produk terpilih mengandung protein dan karbohidrat  yang sesuai kebutuhan dan dihasilkan formula dengan mutu sensori tertinggi.  Minuman olahraga yang dihasilkan per sajian (600 ml) mengandung energi sebesar 438 kkal, 23 gram protein, asam amino BCAA 4161.6 mg,  karbohidrat 48 gram, lemak 17.11 gram, kalsium 72.92 mg, zat besi 9.46 mg, natrium 2.37 mg, magnesium 33.12 mg, klorida 21.30 mg, kalium 54  mg dan mengandung isoflavon sebesar 25.78 mg. Dengan kandungan gizi seperti itu maka minuman olahraga ini mempunyai potensi yang sangat baik sebagai minuman untuk pemulihan kerusakan otot setelah latihan kekuatan.  Minuman ini tersedia dalam bentuk minuman bubuk instant dan minuman siap minum.

   pengaruh minuman olahraga ini telah diuji terhadap pemulihan kerusakan otot dan stres oksidatif pada atlet mahasiswa. Jumlah sampel keseluruhan adalah 18 orang atlet mahasiswa pria usia 18-24 tahun, dibagi ke dalam 3 kelompok, dan masing-masing kelompok mendapatkan perlakukan intervensi berupa a) minuman olahraga berbasis tempe (T-Sport Drink) dan b) minuman whey, yang masing-masing mengandung protein 23 gram, serta c) minuman plasebo. Subjek melakukan latihan kekuatan dengan beban 75 % dari kekuatan maksimalnya. Segera setelah latihan kekuatan selesai subjek mengonsumsi minuman perlakuan. Minuman perlakuan juga diberikan pada hari ke dua sampai dengan hari ke empat.

Creatine kinase (CK), kekuatan maksimal, nyeri otot diukur sebagai penanda kerusakan otot. Pemberian minuman tempe setelah latihan secara nyata menurunkan kadar CK dan meningkatkan kekuatan otot pada titik waktu 24 jam (p<0.05), tetapi memberikan respon yang sama terhadap nyeri otot, namun kelompok minuman tempe menunjukkan nyeri otot yang paling rendah.

Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga seperti faktor teknik, taktik, pembinaan mental dan strategi yang baik serta metode latihan dan sarana prasarana yang memadai. Faktor lain yang sangat penting adalah  pemenuhan gizi seimbang yang bisa diperoleh dari makanan yang terancang baik atau dalam kondisi tertentu diperlukan suatu nutritional ergogenic aids dalam bentuk minuman olahraga seperti T-SPORT Drink. Dengan pemenuhan gizi yang baik  diharapkan kondisi fisik atlet menjadi lebih baik 


Keunggulan Teknologi

Minuman olah raga ini memepunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan minuman sejenis yang telah tersedia di pasaran, diantaranya adalah:

  • terbuat 100 persen dari bahan baku lokal yaitu tempe dengan bahan baku kedelei lokal termasuk kemungkinan memanfaakan kedelei hasil inovasi peneiti IPB serta bahan bahan lain seperti cacao yang semuanya hasil produksi dan diolah di dalam negeri sehingga mudah diperoleh dan tersedia dalam jumlah yang akan menjamin kontinuitas penyediaan bahan baku;
  • Produk diproses menggunakan teknologi proses yang tepat yang menjamin kandungan BCAA dan isoflavon yang tinggi;
  • Secara khusus diformulasi untuk mengatasi kerusakan otot setelah latihan karena mengandung komponen yang secara ilmiah terbukti mengatasi kerusakan otot dan oksidasi yaitu BCAA dan isoflavon selain zat gizi lain dan produk seperti ini belum pernah ada di pasaran;
  • Pembuatan relatif mudah, bisa skala rumah tangga atau industri. Terdapat dalam dua bentuk yaitu siap minum dan dalam bentuk bubuk siap seduh karena menggunakan proses freeze drying dan vacuum drying yang dapat menjaga komposisi gizi dan nutrasetikalnya.
  • Merupakan minuman olahraga yang berfungsi sebagai nutritional ergogenic aid  diharapkan dapat memberikan sumbangsih untuk peningkatan prestasi olahraga nasional
  • Mempunyai mutu organoleptik yang disukai dan diterima atlet
  • Mempunyai khasiat lain yaitu anti kepikunan dan penuaan dini
  • Terdapat dalam berbagai varian rasa yaitu cacao, buah naga merah, teh hijau, mangga, dan strawberry.  Semuanya dari bahan alami dan menambah komponen fitokimia yang terkandung dalam minuman ini.
  • Selain mengandung protein sebesar 23 gram dengan asam amino BCAA 4161.6 mg, produk ini juga mengandung zat gizi lainnya seperti energi sebesar 438 kkal, karbohidrat 48 gram, lemak 17.11 gram, kalsium 72.92 mg, zat besi 9.46 mg, natrium 2.37 mg, magnesium 33.12 mg, klorida 21.30 mg, kalium 54  mg. minuman ini juga mengandung isoflavon sebanyak 25.78 mg.

Potensi Aplikasi

Minuman olahraga berbasis tempe mengandung protein yang tinggi dengan BCAA yang telah diakui berbagai riset bermanfaat untuk olahraga serta kandungan isoflavon yang tinggi  serta  sifat sensori yang dapat diterima, minuman T-Sport Drink ini mempunyai potensi yang besar sebagai minuman untuk mempercepat pemulihan kerusakan otot dan menurunkan stres oksidatif setelah latihan kekuatan pada atlet.  Dengan demikian minuman ini dapat dijadikan sebagai nutritional ergogenic aid atau minuman suplemen bagi para olahragawan untuk meningkatkan prestasinya.  Minuman ini bisa dijadikan minuman wajib para olahragawan selama latihan, sebelum dan sesudah pertandingan.  Salah seorang ketua KONI Jawa Barat berharap pada PON di Jabar dapat dijadikan minuman resmi.

 

Minuman ini  mengandung protein dengan kandungan asam amino BCAA yang tinggi yang merupakan  komponen penting dalam pemulihan kerusakan otot pada atlet setelah latihan. Minuman olahraga berbasis tempe dengan rasa coklat dibuat per sajian mengandung protein, karbohidrat serta BCAA dalam jumlah yang tepat dan sesuai kebutuhan. Minuman ini terbukti mampu mempercepat pemulihan kerusakan otot setelah latihan kekuatan pada atlet yaitu ditandai dengan penurunan kadar CK (creatine kinase) dan nyeri otot serta peningkatan kekuatan otot.

 

Minuman olahraga yang berfungsi sebagai nutritional ergogenic aid dengan basis pangan lokal dan dikembangkan sendiri di dalam negeri akan menjadi sumbangsih dalam peningkatan prestasi olahraga nasional dimana makanan merupakan salah satu komponen penting penunjang prestasi terlebih-lebih adalah sudah sering dilaporkan latihan berat menyebabkan krusakan otot.

Berdasarkan riset lain yang dikerjakan inovator, minuman ini juga dapat dikonsumsi anak anak sebagai antidiare dan diminum lansia untuk meningkatkan daya ingat dan mencegah kepikunan.