• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Papan Semen-Gypsum Dari Core-Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Menggunakan Teknologi Pengerasan Autocla


Abstrak

Papan semen-gypsum dengan teknologi pengerasan autoclave dimana lembaran papan semen-gypsum dimasukkan ke dalam autoclave dan diberi perlakuan suhu 126,1oC dan tekanan 1,5 kg/cm2 dengan waktu pengerasan autoclave 2, 4, 8 dan 16 jam. Papan semen-gypsum dibuat menggunakan partikel core-kenaf sebagai bahan reinforcement dengan ukuarn 2 – 3 mm, semen dan gypsum sebagai perekat anorganik, kalsium klorida (CaCl2) 3% dari total berat semen sebagai accelerator.

Deskripsi

Dalam proses pembuatan papan semen-gypsum biasanya digunakan partikel dari kayu dengan teknik pengerasan papan semen-gypsum yang cukup lama yaitu hampir satu bulan. Namun dengan memanfaatkan hasil ikutan core kenaf dan dengan penerapan teknologi pengerasan autoclave menghasilkan papan semen-gypsum yang bisa menunjang efisiensi penggunaan kayu, menjadi produk baru (panil) yang lebih ringan dengan proses pembuatan yang cepat dan memiliki sifat mekanis yang tinggi. Dengan pengerasan autoclave, papan semen-gypsum dapat mencapai kekerasan dan kekuatan optimum dalam waktu hanya 8 jam.

30

 
                        Pada invensi ini, papan semen-gypsum yang dihasilkan dari core-kenaf dengan mensubtitusi penggunaan semen dengan gypsum dan proses pengerasannya menggunakan teknologi autoclave. Proses pengerasan dilakukan setelah papan diberi perlakuan awal (setting) dalam oven dengan suhu 60oC selama 24 jam. Pengerasan dengan teknologi autoclave ini dilakukan dengan interval waktu 2, 4, 8 dan 16 jam pada suhu 126oC dengan tekanan 1,5 kg/cm2. Setelah itu dilakukan conditioning sebelum dipotong dan diuji sebagai papan jadi. Keunggulan dari proses pembuatan papan semen-gypsum dengan menggunakan teknologi pengerasan autoclave ini adalah proses produksi dapat dilakukan dengan waktu yang lebih singkat serta papan semen-gypsum yang dihasilkan memiliki sifat fisis dan sifat mekanis yang lebih baik serta ketahanan terhadap serangan rayap yang lebih tinggi dibandingkan papan semen-gyspsum yang dibuat dengan teknik curing konvensional selama satu bulan.

Keunggulan Teknologi

- Ketahanan terhadap Rayap Kayu Kering

- Ketahanan terhadap Rayap Tanah

-sifat fisis dan mekanis papan semen-gypsum yang dibuat dengan curing autoclave lebih baik (terutama sifat mekanis) dengan nilai keteguhan rekat (IB), keteguhan lentur (MOE), keteguhan patah (MOR) dan kuat pegang sekrup yang lebih tinggi dibanding papan semen-gypsum yang dibuat dengan curing konvensional selama satu bulan. 


Potensi Aplikasi

Indsutri Perabotan