• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Generation of Human Monoclonal Antibody Using Peripheral Blood Lymphocyte from Dengue Patient in Indonesia


Abstrak

Dengue adalah penyakit virus yang sering muncul dibanyak bagian dunia, terutama pada daerah tropis dan subtropis. Di samping itu, sekitar 48.905 kasus DBD dilaporkan di Indonesia pada tahun 2013, yang merupakan tertinggi di antara negara-negara Asia tenggara. Antibodi monoklonal manusia adalah potensi jawaban. Pembentukan antibodi monoklonal manusia dilakukan untuk mengembangkan terapi antibodi sekaligus untuk memenuhi kit diagnosis terhadap DENV dengan memanfaatkan sampel darah (PBMC).

Deskripsi

Dengue adalah penyakit virus yang sering muncul dibanyak bagian dunia, terutama pada daerah tropis dan subtropis. Lingkungan tropis, sanitasi buruk yang menyediakan habitat bertelur nyamuk, dan rendahnya kesadaran dari masyarakat adalah alasan utama. WHO saat ini memperkirakan bahwa mungkin ada 50-100 juta infeksi dengue di seluruh dunia setiap tahun. Di samping itu, sekitar 48.905 kasus DBD dilaporkan di Indonesia pada tahun 2013, yang merupakan tertinggi di antara negara-negara Asia tenggara. sebaliknya, tidak ada treatmen khusus dan vaksin terbukti melindungi terhadap dengue.

Beberapa tahun terakhir, pendekatan untuk pengobatan virus dengue (DENV) penyakit yang mengarah kekekebalan pasif.  Antibodi monoklonal manusia adalah potensi 'jawaban'. Pembentukan antibodi monoklonal manusia dilakukan untuk mengembangkan terapi antibodi sekaligus untuk memenuhi kit diagnosis terhadap DENV dengan memanfaatkan sampel darah (PBMC) dari pasien pada infeksi fase acut. garis sel khusus dari perusahaan MBL, yang disebut SPYMEG.


Keunggulan Teknologi

Antibodi monoklonal ini berhasil maka pasien yang terinfeksi virus dengue dapat dilakukan sistem perawatan jalan, tidak rawat inap di rumah sakit. Sehingga apabila pasien rawat inap dengan mengeluarkan biaya lebih banyak, makan dengan adanya Antibodi Monoklonal ini biaya rumah sakit akan lebih berkurang.


Potensi Aplikasi

Pembentukan antibodi monoklonal manusia dilakukan untuk mengembangkan terapi antibodi sekaligus untuk memenuhi kit diagnosis terhadap DENV dengan memanfaatkan sampel darah (PBMC) dari pasien pada infeksi fase acut. Sehingga pasien yang terinfeksi virus dengue dapat dilakukan sistem perawatan jalan, tidak rawat inap di rumah sakit.