• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Detektor Limbah Minyak / Oli Pada Oil Trap di PLTD


Abstrak

Kehadiran limbah dapat berdampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Sehingga perlu penanganan terhadap limbah tersebut. Limbah minyak/oli yang terdapat di oil trap PLTD Siantan berasal dari kebocoran yang terjadi pada cooler LO (lubricating oil), ceceran limbah MFO, serta uap yang mengandung minyak/oli dari unit boiler. Inovasi ini membuat alat deteksi limbah minyak/oli pada oil trap di PLTD sehingga limbah cair tersebut dapat memenuhi standar baku mutu KLH.

Deskripsi

Sistem pengolahan yang diterapkan untuk pemisahan minyak yang tercampur dalam air buangan di PLTD Siantan adalah pengolahan secara fisika, yakni melalui prinsip gravitasi berdasarkan perbedaan massa jenis antara air dan minyak. Partikel yang tersuspensi dalam larutan akan tenggelam atau naik/terapung. Hal ini tergantung dari perbedaan berat jenis tersebut. Sedimen kasar akan mengendap di dasar kolam perangkap dan minyak akan mengapung, sedangkan air yang telah berpisah dengan minyak tersebut dibuang ke outlet. Pada pemisahan minyak dan air, kecepatan naiknya butir minyak akan mencapai konstan bila gaya dorong ke atas akibat adanya perbedaan berat jenis sama dengan tahanan gerak fluida saat bergerak. Hal ini tergantung dari berat jenis, viskositas fluida dan ukuran butiran minyak. Ukuran minyak yang mengapung di dalam oil trap di atas 80 mikron karena ukuran partikel di atas 80 mikron memiliki kecepatan 4x lebih cepat mengapung ke atas dari pada partikel minyak ukuran di bawah 80 mikron.

Pada saat film minyak/oli (input) melewati sensor LDR yang terdapat dalam alat deteksi ini, maka sensor tersebut akan mendeteksi film minyak/oli berdasarkan intensitas cahaya yang melewati sensor, alat deteksi limbah ini dirancang untuk mendeteksi limbah minyak/oli dengan ketebalan film minyak/oli maksimal 15 mg/l dan ketinggian antara sensor LDR dan air sekitar 2 cm. Apabila ketebalan film minyak/oli melebihi 15 mg/l, cahaya dari LED akan terhalangi film minyak/oli sehingga cahaya yang masuk semakin sedikit, karena semakin tebal film minyak/oli maka semakin sedikit cahaya yang dideteksi oleh sensor. Setelah sensor ini mendeteksi, sensor tersebut akan mngirimkan sinyal ke rangkaian transistor sehingga alarm akan berbunyi (output), sedangkan film minyak/oli yang lolos akan terhalang oleh penyekat (papan kayu) dan air limbah yang lolos melewati bagian bawah penyekat. Film minyak/oli yang terhalang akan dibersihkan oleh petugas yang bertugas membersihkan oil trap dengan cara manual.

Alat yang digunakan dan fungsinya adalah sbb:

  • A (1-2)= probe/sensing (pake LDR/photodiode) , cara kerja jika LDR terkena cahaya makin terang maka hambatan makin mengecil, sehingga akan mempengaruhi perubahan tegangan input pada IC Op-Amp.
  • B = IC Op-Amp(Operating Amplifier), berupa IC 741 yg berfungsi  menguatkan sinyal masukan dari probe(A) dan dikuatkan.
  • C = IC Op-Amp(Operating Amplifier), merupakan IC penguat yang akan menguatkan input tegangan referensi (titik 3) berupa potensiometer untuk mengkalibrasi sensor.
  • D = IC Op-Amp(digunakan sebagai comparator/pembanding), IC 741 (D) ini adalah IC yg akan membandingkan tegangan input + dan input – .
  • E = rangkaian transistor, merupakan rangkaian penggerak kerja relay (yg menghidup-matikan lampu besar/lampu pijar/alarm
  • F = rangkaian indikator, merupakan rangkaian deretan indikator LED yg digerakkan oleh transistor. Fungsi dioda adalah pembatas tegangan untuk setiap inputan transistor indikator. Semakin besar tegangan sinyal maka LED akan menyala dari kiri ke kanan, begitu juga sebaliknya.

Keunggulan Teknologi

Alat pendeteksi limbah ini bekerja mendeteksi ketebalan film minyak/oli yang dapat menghalangi cahaya yang dipancarkan oleh LED, karena sensor yang digunakan dalam alat detektor ini bekerja berdasarkan intensitas cahaya yang diterima. Jadi, alat deteksi limbah minyak/oli ini diharapkan dapat mendeteksi limbah secara dini sehingga dapat meminimalisir pencemaran yang diakibatkan oleh limbah minyak/oli.

Prinsip kerjanya yang sederhana merupakan suatu keunggulan tersendiri dimana alat ini dapat diaplikasikan dengan mudah. Biaya yang diperlukan untuk melakukan implementasinya cukup terjangkau.


Potensi Aplikasi

Adapun manfaat dari inovasi ini adalah mempermudah pendeteksian minyak/oli pada limbah cair. Dengan adanya alat deteksi limbah ini dapat membantu para pekerja untuk memantau limbah cair yang terdapat di oil trap, serta dapat meminimalisir pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah minyak/oli pada sungai yang dipergunakan masyarakat di sekitar PLTD-PLTD.