• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Inovasi SS(super sensitive ) Antenna Dipole Receiver dengan Metoda Superposisi Gelombang Magnetik dalam Meningkatkan Sensitifitas Antenna Receiver


Abstrak

SS antenna adalah suatu metoda receiver GEM terbaru yang dapat meningkatkan daya terima sebesar lebih dari dua kali lipat dibandingkan antenna sejenis tapi dengan beamwidth tidak berubah dimana itu mustahil jika menggunakan metoda receiver biasa. Dengan memanfaatkan medan magnet yang cukup lemah namun dapat mengurangi daya pancar sebesar 65% atau peningkatan jarak transmisi sejauh 1,68 kali jarak pancar sebelumnya ketika diaplikasi pada antenna dipole.

Deskripsi

 

\

Landasan teori

\

SS ( super sensitive ) antenna ini merupakan suatu antenna receiver yang juga dapat diaplikasi sebagai antenna transmitter yang lebih sensitif sehingga dapat menanggulangi redaman. Pada antenna SS ini tingkat daya yang diterima lebih tinggi dari pada antenna biasa. Besarnya daya terima diakibatkan tingkat sensitifitas yang lebih tinggi dengan metoda superposisi dari dua gelombang magnet dan tidak mengganti material antennanya. Jika disubstitusikan dengan gain antenna dapat diartikan peningkatan gain dengan beamwidth tetap dan tidak disebabkan oleh elemen parasit berupa direktor maupun reflektor sehingga tingkat besarnya daya yang bisa diterima dibawah level daya sebelumnya dan itu mustahil jika menggunakan teknologi sebelum ini. 

\

Keberadaan gelombang magnet yang berasal dari magnet yang dipasang dan memicu peningkatan daya yang diterima dengan arsitektur tertentu dengan mengupayakan  terjadinya superposisi dari gelombang magnet pada gelombang elektromagnetik dengan gelombang magnet yang berasal dari magnet yang dipasang. Antenna yang dihasilkan merupakan suatu antenna receiver yang lebih sensitif. Yaitu suatu antenna receiver yang dapat merasakan keberadaan gelombang elektromagnetik yang tidak dapat dirasakan oleh antenna receiver biasa yang dipancarkan oleh antenna transmitter.

\

Adapun berbagai peningkatan kualitas sinyal dalam aplikasi SS antenna sebagai berikut:

\
    \
  • Dari peningkatan daya terima:
  • \
\
    \
  1. Dapat meningkatkan kebenaran data terima atau menurunkan bit error rate transmisi,
  2. \
  3. Pengoptimalan pemakaian sumber daya energi.
  4. \
\
    \
  • Dari peningkatan jarak pancar:
  • \
\

Meningkatkan luas serta jarak area pancar yang dapat mengurangi jumlah dan biaya instalasi perangkat antenna.

\
    \
  • Dari kesamaan sifat reseptor gelombang elektromagnetik, kemudahan instalasi dan tidak bergantung pada frekuensi kerja:
  • \
\
    \
  1. Dapat diaplikasikan ke berbagai jenis antenna dengan sifat reseptor yang sama yaitu penggunaan filament konduktor sebagai antenna dengan berbagai frekuensi berdasarkan ukuran dan spesifikasi antenna.
  2. \
  3. Dapat diaplikasi atau dipasang secara langsung tanpa penggantian perangkat antenna receiver (compatible)
  4. \
\

Perbandingan Hasil Pengukuran Tingkat Masing-Masing Daya Terima Pada Percobaan

\

Berdasarkan tiga kali pengambilan sampel Gain pada percobaan pada jenis antenna dipole frekuensi 500 Mhz didapat:

\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \
\

No

\
\

Tanpa solenoid pada frekuensi 499,0278 Mhz

\

(  dipole Rx) (dBm)

\
\

Dengan solenoid pada frekuensi 499,0278 Mhz

\

(SS dipole ) (dBm)

\
\

Gain

\

SS dipole terhadap dipole Rx  (dB)

\
\

Solenoida berlawanan arah fluks magnet (dibalik) (dBm) pada frekuensi 499,0278 Mhz

\
\

1

\
\

-41,5

\
\

-36,3

\
\

5,2

\
\

-41,0

\
\

2

\
\

-42,6

\
\

-36,2

\
\

6,4

\
\

-40,9

\
\

3

\
\

-40,6

\
\

-37,2

\
\

3,4

\
\

-39,0

\
\

4

\
\

-40,5

\
\

-36,6

\
\

3,9

\
\

-38,4

\
\

5

\
\

-40,6

\
\

-36,5

\
\

4,1

\
\

-38,3

\
\

Dari lima sample pembuktian diatas  maka rataan daya terima yang terdeteksi adalah:    

\
    \
  1. Receiver dipole biasa= -40,93 dBm.                Gain = SS dipole – dipole = 4,56 dB 
  2. \
  3. SS dipole receiver = -36,37 dBm.
  4. \
  5. Solenoida berlawanan arah fluks magnet = -38,82 dBm
  6. \
\

Perbandingan Hasil Pengukuran Tingkat  Daya Terima Antenna SS Dipole Pada Percobaan dalam 00 < ? < 3600 dan 00 < ? < 3600 yang Menggambarkan Pola Radiasi

\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \
\

?

\
\

Pengukuran SS dipole (dBm)

\
\

Pengukuran dipole (dBm)

\
\

?

\
\

Pengukuran SS dipole (dBm)

\
\

Pengukuran dipole (dBm)

\
\

00

\
\

-40,6

\
\

-36,6

\
\

00

\
\

-40,1

\
\

-36,3

\
\

450

\
\

-40,5

\
\

-36,7

\
\

380

\
\

-43,3

\
\

-39,2

\
\

600

\
\

-40,8

\
\

-36,8

\
\

450

\
\

-44,5

\
\

-41,1

\
\

900

\
\

-41,3

\
\

-36,7

\
\

600

\
\

-47,6

\
\

-43,6

\
\

1800

\
\

-40,4

\
\

-36,7

\
\

1350

\
\

-45,7

\
\

-38,8

\
\

2700

\
\

-40,7

\
\

-36,7

\
\

1800

\
\

-54,1

\
\

-49,8

\
\

3600

\
\

-40,5

\
\

-36,8

\
\

2700

\
\

-52,0

\
\

-46,8

\
\

 

\
\

 

\
\

 

\
\

3200

\
\

-43,2

\
\

-39,2

\
\

 

\
\

 

\
\

 

\
\

3600

\
\

-40,3

\
\

-36,2

\
\

Berdasarkaan dua tabel diatas dapat terbukti bahwa:

\

Meningkatnya sensitifitas dengan meningkatnya gain antenna dengan beamwidth yang tetap yang terlihat dari kesamaan pola radiasinya, akibat meningkatnya daya terima pada antenna receiver. Sebagai perbandingan yaitu dihasilkan beberapa keuntungan antara lain:

\
    \
  • Mengoptimalkan daya pancar dengan menurunkan sebesar 65,01 % untuk jarak yang sama atau peningkatan daya terima sebesar 4,56 dB.
  • \
  • Meningkatkan jarak transmisi dengan daya sebesar  1,68 kali terhadap jarak awal.
  • \
\

Keterbatasan dalam Pengembangan

\

Adapun keterbatasan dalam pengembangan produk ini diantaranya:

\
    \
  1. Secara teori metoda SS antenna dapat diaplikasikan pada beberapa jenis antenna lainnya namun pengukuran untuk dua antenna yang dominan digunakan saat ini yaitu antenna parabola dan mikrostrip membutuhkan pengukuran dan pengembangan lebih lanjut mengenai ukuran peningkatan kualitas daya signal terima serta keuntungan yang dapat diperoleh oleh perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.
  2. \
  3. Membutuhkan penggunaan magnet permanen yang presisi dimana dalam pembuktian sebelumnya gelombang magnet dihasilkan oleh solenoid.
  4. \

Keunggulan Teknologi

Adapun berbagai peningkatan kualitas sinyal dalam aplikasi SS antenna berdasarkan aplikasi pada antenna dipole dengan peningkatan kualitas daya terima sebesar 4,56 dB dengan beamwidth yang tidak berubah, peningkatan jarak pancar 1,68 kali, penurunan daya pancar 65% dan tidak bergantung frekuensi dan jenis antenna sebagai berikut:

\
    \
  • Dari peningkatan daya terima:
  • \
\
    \
  1. Dapat meningkatkan kebenaran data terima atau menurunkan bit error rate transmisi yang menurut teori dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan laju data atau bandwidth hingga dua kali lipat lebih dari laju data sebelumnya, sehingga dapat meningkatkan layanan bagi perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.
  2. \
  3. Pengoptimalan pemakaian sumber daya energi yang dapat mengurangi biaya operasi pada perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.
  4. \
\
    \
  • Dari peningkatan jarak pancar:
  • \
\

Meningkatkan luas serta jarak area pancar yang dapat mengurangi jumlah dan biaya instalasi perangkat antenna jika diaplikasi oleh perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.

\
    \
  • Dari kesamaan sifat reseptor gelombang elektromagnetik, kemudahan instalasi dan tidak bergantung pada frekuensi kerja:
  • \
\
    \
  1. Dapat diaplikasikan ke berbagai jenis antenna dengan sifat reseptor yang sama yaitu penggunaan filament konduktor sebagai antenna dengan berbagai frekuensi berdasarkan ukuran dan spesifikasi antenna.
  2. \
  3. Dapat diaplikasi atau dipasang secara langsung tanpa penggantian perangkat antenna receiver (compatible) sehingga lebih murah dan mudah dalam instalasinya dan dapat diaplikasikan untuk antenna transmitter sehingga dalam fungsi transmisi dapat ditanggulangi oleh satu antenna. 
  4. \

Potensi Aplikasi

Berdasarkan keunggulan metoda SS antenna,adapun potensi aplikasinya:

\
    \
  1. Dapat diaplikasikan untuk banyak jenis antenna lainnya yang memiliki kesamaan sifat reseptor gelombang elektromagnetik dengan menggunakan filament konduktor sebagai antennanya seperti antenna parabola,mikrostrip,yagi dan lainnya.
  2. \
  3. Dapat diaplikasi pada segala frekuensi kerja berdasarkan dimensi dan spesifikasi antenna. sehingga ada potensi lainnya untuk dikembangkan pada banyak aplikasi transmisi seperti: diaplikasikan pada system komunikasi seluler system komunikasi satelit dan transmisi teresterial.
  4. \
  5. Dapat meningkatkan layanan telekomunikasi bagi perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan berpotensi menanggulangi masalah transmisi untuk konten yang lebih besar.
  6. \
\

Potensi-potensi ini dapat lebih besar jika mengaplikasikan magnet yang memiliki kuat medan magnet yang lebih tinggi atau digunakan pada antenna yang memiliki gain yang lebih tinggi terhadap antenna dipole.

\

Saya berharap semoga dapat menjadi salah satu langkah baru dalam peningkatan teknologi transmisi dan teknologi antenna yang saat ini belum ada metoda peningkatan daya terima antenna dengan beamwidth tetap serta tentunya dapat dimanfaatkan masayarakat pada umumnya.

\