• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Tulang yang Menyehatkan

Biskuit Kaya Kalsium dari Serbuk Tulang Sapi

Deskripsi Singkat


Tulang sapi yang telah dimanfaatkan untuk pembuatan kaldu, masih bisa diolah menjadi aditif kalsium pada produk biskuit. Tulang mengandung CaCO3 yang lebih mudah diserap oleh tubuh dan memiliki kualitas food grade lebih baik dibandingkan sumber mineral kalsium kimiawi lainnya.

Beberapa tahapan dilakukan atas tulang sapi untuk menghasilkan biskuit renyah, tidak keras sehingga bisa diterima konsumen, sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan. Tulang sapi yang telah dibersihkan kemudian dikeringkan dalam tanur dan dihancurkan menjadi serbuk. Serbuk tulang dicampur tepung kedelai dan tepung terigu dengan komposisi tertentu guna menghasilkan biskuit kaya kalsium. Gandum pun ditambahkan untuk menciptakan tekstur renyah dan menyehatkan.

Nourishing Bone

 

Short Description


Cow bones used for broth can still be uses as calcium additive for crackers. It contains food grade calcium, easily absorbed by our body compared to other chemical sources.

Bones are cleansed, dried and processed into fine powder. It can be processed as and additive for hi-calcium crackers, in a certain formula to produce crunchy and healthy crackers.


Perspektif

Kalsium yang diperoleh dari tulang tentu bisa dijadikan sumber kalsium untuk kesehatan tulang

Keunggulan Inovasi:

  • Menambah nilai tambah limbah tulang sapi
  • Aman untuk dikonsumsi karena diolah dengan metode sederhana tanpa menggunakan bahan kimia
  • Ketersediaan bahan yang cukup melimpah di Indonesia

Potensi Aplikasi:

Industri makanan khususnya makanan fungsional yang membutuhkan sumber kalsium alami yang memenuhi kualitas food grade


Innovator:

Tim Inovasi

Ong Lu Ki; Steven Andrianto Go; Alfin Kurniawan; Suryadi Ismadji

Institusi

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Alamat

Jl. Kalijudan 37, Surabaya

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi