• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Teh Hijau untuk Antihistamin Ikan

Teh Hijau sebagai Antihistamin pada Pindang Ikan

Deskripsi Singkat


Keracunan histamin dapat terjadi pada konsumsi ikan yang berlebihan, atau bila ikan yang dimakan tidak segar dan menyebabkan rasa gatal, pusing, dan mual. Histamin terbentuk dari histidin yang merupakan reaksi enzim histidin dekarboksilase pada kulit ikan atau dikarenakan bakteri. Penyimpanan tanpa es atau pengolahan ikan yang tidak tepat akan mempercepat pembentukan histamin.

Teh hijau terbukti dapat menghambat pembentukan histamin selama pengolahan bahkan setelah pindang ikan selesai diolah. Perendaman ikan dalam teh hijau selama proses persiapan pengolahan ikan skombroid dapat dilakukan di sentra-sentra pengolahan yang sulit mendapatkan akses es sebagai bahan pengawet alami yang aman.

Green Tea for Fish Antihistamine

 

Short Description


Histamine poisoning causes allergy reaction auch as skin flushing, headache, and nausea. Histamine developed on fish with high histidine content and catalysed by histidine decarboxylase produced by bacteria.

Green tea is proven to slow down the histamine production process during fish storage, food processing, even after. Soaking raw fish in green tea extract can be a solution for natural preservation case of the lack of ice.


Perspektif

Pengawet makanan alami yang menghambat pembentukan zat berbahaya pada ikan segar sebelum diolah, saat diolah bahkan setelahnya mempunyai nilai tambah yang sangat besar bagi konsumen, industri, dan sentra pengangkapan ikan.

Keunggulan Inovasi:

  • Teh hijau merupakan produk pangan yang sudah banyak dikenal masyarakat untuk meningkatkan kesehatan
  • Teh hijau mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau
  • Memanfaatkan teh hijau kualitas rendah (ranting dan daun tua), sehingga tidak mengganggu produksi teh hijau kualitas tinggi
  • Penggunaan teh hijau dalam pindang dapat mengawetkan ikan


Potensi Aplikasi:

Teh hijau kualitas rendah (ranting dan daun tua) yang sebelumnya kurang terpakai dapat digunakan untuk industri pindang ikan tanpa pengolahan tambahan dari proses pembuatan teh hijau biasanya.


Innovator:

Tim Inovasi

Endang Sri Heruwati; Farida Ariyani; Novalia Rachmawati; Radestya Triwibowo; Irma Hermana

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Komplek Perikanan KP 19 Petamburan VII Jakarta 10260

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi