• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Susuk Anti Kanker

Susuk Pembunuh Kanker

Deskripsi Singkat


Brakiterapi adalah salah satu teknik kedokteran modern yang sudah teruji dalam pengobatan berbagai macam kanker. Dalam brakiterapi,dokter menanamkan susuk berisi materi radioaktif di dalam tumor,sehingga memaksimalkan radiasi sel kanker dan meminimalkan radiasisel tubuh yang sehat.

Inovasi ini mengembangkan susuk brakiterapi Iodium-125 yang memiliki waktu paruh panjang, laju dosis rendah, dan dibungkus dalam mikrokapsultitanium untuk meningkatkan biokompatibilitasnya.

Anti Cancer Implant

 

Short Description


Brachytherapy is an advanced medical technology used to treat manytypes of cancer by implanting radioactive seeds within the tumor. Thisinnovation develops Iodine-125 seed which has a long half-life, and is relativelysafer due to low radioactivity. The seed is encased in titanium microcapsuleto improve its biocompatibility


Perspektif

Susuk menjadi moda baru anti kanker, selain radiasi eksternal, operasi, dan chemotherapy. Susuk menjanjikan terapi kanker yang paling manusiawi dan efek samping yang minimal.

Keunggulan Inovasi:

  • Teruji membunuh sel kanker hingga ke akarnya tanpa merusak sel sehat
  • Tidak memerlukan rawat inap
  • Meningkatkan kemampuan industri dalam negeri dalam menghasilkanproduk teknologi maju di bidang kesehatan

Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Moch Subechi, S.S.T; Anung Pujiyanto, S.Si; Umi Nur Sholikhah, M.Sc; Drs. Hotman Lubis; Diandono Kuncoro Yoga, M.T; Dr. Abdul Mutalib; Dr. Rohadi Awaludin; Drs. Moeridun; Dede Kurniasih; Mujinah

Institusi

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN)

Alamat

Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) Gedung 11 Kawasan Puspiptek Serpong Tangerang Selatan, Banten 15314

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi