• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Suplemen Sehat untuk Udang Sehat

Formula Microsin (Mikroenkapsulasi Sinbiotik) sebagai Suplemen Pakan Udang untuk Pencegahan Penyakit Vibriosis

Deskripsi Singkat


Larangan penggunaan antibiotik pada budidaya udang menuntut adanya alternatif pencegahan penyakit, dengan menggunakan probiotik yang lebih aman dan ramah lingkungan. Hanya saja pemberian probiotik sebagai pengganti antibiotik tidak praktis dan juga tidak tahan lama.

Microsin merupakan kombinasi dari sel mikroba dan nutrisi dengan proses mikro enkapsulasi simbiotik sehingga kualitas sel probiotik tetap terjamin. Selain memenuhi standar industri pakan udang, Microsin juga bermanfaat untuk memperkuat sistem imun udang. Penggunaan Microsin ini dapat meningkatkan produktivitas udang dengan menekan tingkat mortalitas karena penyakit vibrosis.

Healthy Supplement for Healthy Shrimp

 

Short Description


Microsin is a combination of probiotic cells and nutrients usingmicroencapsulation process in order to ensure the quality of probiotic cells.Microsin not only meets the food industry standard, but also strengthenthe immune system of shrimp.


Perspektif

Inovasi masa kini semakin dituntut untuk mencari solusi "ramah lingkungan", dan yang dimaksud dalam hal ini termasuk: lingkungan alam, lingkungan usaha, dan lingkungan sosial sekaligus!

Keunggulan Inovasi:

  • Proses mikroenkapsulasi menjaga viabilitas sel probiotik bertahan lama
  • Meningkatkan survival rate udang 30% dibandingkan kontrol
  • Meningkatkan laju pertumbuhan udang harian sebesar 2,9% dan rasio konversipakan yang tinggi (1,26)

Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Munti Yuhana, S.Pi, M.Si

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi