• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Sudah Gaharu Berlipat-Ganda Pula

Bioinduksi : Teknologi Rekayasa Produksi Gaharu dengan Induksi Jamur Fusarium

Deskripsi Singkat


Gaharu adalah resin wangi bernilai tinggi sebagai hasil dari infeksi jamur Fusarium pada pohon penghasil Gaharu dari keluarga Thymeleaecea. Di alam kejadian infeksi jamur sangat langka. Akibatnya, banyak orang menebang dan mencacah pohon dengan sengaja dengan harapan terjadi infeksi dan menghasilkan Gaharu. Hal ini telah menyebabkan dua genus pohon penghasil Gaharu masuk daftar CITES karena terancam punah.

Bioinduksi adalah teknik mempercepat infeksi jamur Fusarium agar memproduksi Gaharu secara biologis. Dengan teknik bioinduksi yang disempurnakan, keberhasilan infeksi mencapai 100%. Inovasi ini berpotensi melipatgandakan produksi Gaharu yang akan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat pengumpul Gaharu, sekaligus menjaga kelestarian pohon penghasil Gaharu di alam.

Industrializing Gaharu

 

Short Description


Gaharu is high valued dark resinous heartwood that forms in Thymeleacea family trees, when they are infected by Fusarium mold. Natural infection is rare, thus trees are cut down intentionally to induce infections.

The bio-induction technique has now achieved a 100% infection rate. This will "industrialize" Gaharu production, help boost the local economies and reduce irresponsible trees cutting in the wild.


Perspektif

Rekayasa biologi juga bisa membantu menjaga kelestarian alam secara tidak langsung; yaitu dengan memecahkan akar permasalahan: "Mengapa manusia merusak lingkungan mereka sendiri?"

Keunggulan Inovasi:

  • Teknik bioinduksi cukup sederhana dan mudah dilakukan oleh petani Gaharu sendiri
  • Telah dikembangkan berbagai jamur pembentuk Gaharu Fusarium spp. untuk aplikasi di lokasi dan lingkungan yang berbeda
  • Jamur diformulasikan dan diproduksi pada media cair sehingga mudah diaplikasikan
  • Sudah teruji pada skala operasional lebih dari 2.000 pohon
  • Tersedia sistem pengecekan pembentukan Gaharu yang praktis

Potensi Aplikasi:

Teknis bioinduksi ini bisa membantu pengumpul gaharu alam agar bisa menghasilkan Gaharu lebih banyak dan dengan mutu terstandar sekaligus menunjang dikembangkannya perkebunan Gaharu intensif berskala besar.


Innovator:

Tim Inovasi

Maman Turjaman; Erdy Santoso; Ragil S.B. Irianto; Irnayuli R. Sitepu; Luciasih Agustini; Atok Subiakto

Institusi

Pusat Litbang Hutan & Konservasi Alam/Badan Litbang Kehutanan (FORDA)

Alamat

Jalan Gunung Batu No.5 Bogor

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi