• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Sinergi Sehat Wortel dan Telur

Penambahan Wortel (Daucus carota L) untuk Menurunkan Kadar Kolesterol pada Rendang Telur

Deskripsi Singkat


Rendang telur adalah makanan khas Payakumbuh, Sumatera Barat, yang terbuat dari telur, tepung dan berbagai rempah. Seperti sebagian besar masakan minang, rendang telur dihasilkan dari proses memasak berulang menggunakan santan kelapa hingga kering dan menghasilkan rasa yang gurih dan renyah. Proses memasak ini menyebabkan meningkatkannya kadar kolesterol pada telur karena minyak yang dikeluarkan pada pengeringan santan.
Inovasi yang ditawarkan adalah penambahan wortel (Daucus carota L) pada rendang telur untuk menurunkan kandungan kolesterol, serta memperpanjang umur simpan dari rendang telur tersebut.

Healthy Synergy of Carrots and Egg

 

Short Description


Eggs Rendang is a typical food of Payakumbuh, West Sumatra, which made from eggs, flour and various spices and then cooked with coconut milk until it dries in order to produce a savory flavor and crunchy. This cooking process causes an increase in eggs cholesterol levels due to the oil released from the coconut milk drying process. Innovation offered is the addition of carrot (Daucus carota L) for lowering the cholesterol as well as extending the shelf life of the eggs rendang.


Perspektif

Inovasi tidak selalu berarti penciptaan sesuatu yang luar biasa dari awal, namun juga dapat berupa penambahan hal sederhana, sehingga menjadi luar biasa

Keunggulan Inovasi:

Menurunkan kadar kolesterol pada rendang telur
Tambahan wortel menambahkan kandungan antioksidan dan vitamin pada rendang
Memperpanjang umur simpan dari rendang


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Endang Purwati RN Hendri Purwanto Novita Sari Husmaini

Institusi

Universitas Andalas

Alamat

Kampus Unand Limau Manis Padang 25163 Sumatera Barat

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi