• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Si Manis Yang Menyehatkan

Aplikasi Formulasi Pakan Mengandung Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) sebagai Peningkat Kinerja Pertumbuhan, Status Kesehatan dan Kualitas Daging Ikan Patin (Pangasius sp.)

Deskripsi Singkat


Ikan patin (Pangasius sp.) merupakan salah satu ikan konsumsi favorit di Indonesia dikarenakan dagingnya tebal, dan oleh KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) ditargetkan sebagai komoditas ekspor dalam bentuk fillet.

Pengaplikasikan pakan yang mengandung daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) meningkatkan kinerja pertumbuhan, kesehatan dan kualitas daging ikan patin. Penambahan daun kayu manis pada pakan terbukti menurunkan konsumsi pakan, kadar lemak dan meningkatkan laju pertumbuhan harian. Inovasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Healthful Sweetie

 

Short Description


The addition of cinnamon leaves to silver catfish feed proven to enhance the growth, health and quality of its meat. It reduces feed intake but at improved daily growth rate and produce leaner meat. This innovation may enhance the income of fish farmers, that in turn will support national food security.


Perspektif

Kayu manis tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi manusia, tapi juga terbukti memberikan manfaat secara tidak langsung melalui peningkatan nilai tambah ikan budidaya.

Keunggulan Inovasi:

Memanfaatkan daun kayu manis yang merupakan limbah dari produksi kayu manis
Menjadikan ikan sehat, pertumbuhannya cepat dan konsumsi pakan yang berkurang sekaligus


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Mia Setiawati, M.Si Dr. Ir. Dedi Jusadi, M.Sc

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi Gd. Andi Hakim Nasoetion lt.5 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680 Jawa Barat

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi