• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Satu Lagi Kehebatan Kitosan

Dari Limbah Industri Perikanan Menjadi Produk Multiguna: Oligomer Kitosan Limbah Udang Sebagai Agen Antikapang Berbahan Lokal

Deskripsi Singkat


Oligomer kitosan merupakan produk turunan kitosan yang memiliki manfaat lebih besar dari polimer kitin atau kitosan karena memiliki struktur yang lebih pendek dan ukuran molekul yang lebih kecil sehingga larut sempurna dalam air dan mudah berinteraksi dengan dinding sel mikroorganisme target.

Produk ini dibuat menggunakan enzim kitosanase yang dihasilkan oleh bakteri lokal dari kulit udang dan memiliki biofungsional yang tinggi, salah satunya sebagai antikapang Aspergillus flavus penghasil aflatoksin yang menjadi ancaman pada bidang pangan. Penelitian antikapang dengan memasukkan oligomer kitosan ke dalam media pertumbuhan Aspergillus flavus, terbukti dapat menghambat pertumbuhan kapang.

One More from Amazing Chitosan

 

Short Description


Chitosan oligomer has a shorter structure and smaller molecule size compared to chitin and chitosan polymer, perfectly dissolved in water making it easy to interact with targeted microorganism. It can be used as anti-agent for Aspergillus flavus fungi. The oligomer can be produced from crustaceae shell using chitosanase enzyme from local bacteria.


Perspektif

Menggunakan bahan baku limbah krustase yang tersedia berlimpah di Indonesia, menjadi bahan yang lebih memiliki bioaktivitas dan bernilai ekonomis tinggi sebagai antikapang penghasil aflatoksin.

Keunggulan Inovasi:

  • Substitusi bagi produk sejenis yang selama ini masih impor.
  • Diproses secara enzimatik menggunakan bakteri lokal.
  • Lebih ramah lingkungan dibanding proses yang selama ini dilakukan secara kimia.
  • Meningkatkan nilai tambah limbah krustase, khususnya limbah udang.
  • Harga per ton oligomer kitosan ($50.000) lebih tinggi dibandingkan kitosan ($10.000) & glukosamin ($7.000).

Potensi Aplikasi:

Dapat diaplikasikan sebagai pencegah pencemaran kapang Aspergillus Flavus pada produk pangan, pengganti kitin dan kitosan (industri pengolahan), pencegahan infeksi Candida albicans, dan anti tumor.


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Ekowati Chasanah; Ir. Yusro Nuri Fawzya; Gintung Patantis, S.Kel; Asri Prantitis, S.Pi

Institusi

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan

Alamat

Jl. K. S. Tubun, Petamburan VI Jakarta Pusat 10260

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi