• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Pertanian Era Satelit

Sistem Pendukung Keputusan Kebutuhan Pupuk Kelapa Sawit Berbasis Pertanian Presisi

Deskripsi Singkat


Prinsip dasar perhitungan kebutuhan pupuk tanaman adalah berdasarkan keseimbangan nutrisi. Analisis tanah dan tanaman di laboratorium adalah metode yang paling banyak digunakan. Namun metode ini tidak praktis, tidak ekonomis dan memerlukan waktu yang lama. Invensi ini mengembangkan metode analisis penentuan dosis pupuk berbasis satelit yang memungkinkan akuisisi dan analisis data yang lebih cepat. Sistem ini menyediakan rekomendasi penggunaan jumlah pupuk yang mencerminkan prinsip pertanian presisi.  LIHAT DETAIL 

 

Satellite Age Agriculture

 

Short Description


Calculating fertilizer requirements for plants is based on nutritional balance. Commonly used analysis of soil and plants in the laboratory is not anymore practical nor economical, and requires a long time. This innovation suggest a new satellite-based technology, that enable faster data acquisition and analysis to calculate fertilizer dosage needed, by each plants or each area, in accordance to the principle of precision agriculture.


Perspektif

Penghematan atau kesalahan dosis pemakaian pupuk per tanaman atau area mungkin nampak tak seberapa nilainya. Namun jika dihitung dampaknya bagi hasil dan produktivitas hasil pertanian, nilainya menjadi signifikan.   


Keunggulan Inovasi:

  • non-desktruktif, perhitungan nutrisi unsur tidak lagi menggunakan sampel daun yang perlu dipotong
     
  • rendah biaya, perhitungan nutrisi tidak perlu lagi dilakukan di laboratorium yang lama dan mahal.
     
  • pada sistem ini perhitungan kebutuhan pupuk menggunakan citra satelit yang dapat diperoleh secara gratis.

Potensi Aplikasi:

Sistem ini bermanfaat bagi petani kelapa sawit kelas menengah kebawah, khususnya mereka tidak punya akses ke layanan laboratorium.  Sistem ini bisa membantu perusahaan sawit besar agar dapat mengurangi biaya analisa kebutuhan pupuk yang cukup mahal, karena luasnya areal perkebunan yang dikelola.


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc, Dr. Ir. Sudradjat, MS, Indra Kaliana, SKom

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Bumi Ciluar Indah Blok C-3/10, Ciluar, Bogor

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi