• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Penangkal Udang Mabok

Bubuk Ajaib, Penurun Racun Amonia Mematikan di Air Tambak

Deskripsi Singkat


Salah satu kendala budidaya tambak udang adalah terakumulasinya limbah nitrogen berupa amonia. Inovasi ini mengembangkan bioremediator nitrifikasi Halomonas sp. dari perairan Indonesia yang terukur nilai laju aktivitasnya dan diformulasikan dengan media pembawa spesifik. Pada uji lapangan di tambak udang vaname (L. vannamei), kadar amonia dapat diturunkan sampai 98%, sehingga kelangsungan hidup udang vaname mencapai 80%. Sediaan ini berbentuk bubuk, sehingga lebih terjamin kualitas, keamanan dan kemudahan distribusinya, dibandingkan dengan produk sejenis yang umumnya berbentuk cair. 

Shrimp Poisoning Antidote

 

Short Description


In shrimp farming the accumulation of nitrogenous waste in the form of ammonia is serious problem. This innovation develops the nitrification bioremediator Halomonas sp., that have  measurable rate of activity, in specially formulated media. The field test in vaname shrimp farm (L. vannamei), ammonia levels was reduced up to 98%, and the survival of the vaname shrimp can reach 80%. The product is in powder form, so that the quality, safety, and ease of distribution can be better assured, compared to other products that are generally in liquid form.


Perspektif

Inovasi ini bisa menjadi indikator keberhasilan manusia, dalam mengembalikan fungsi ekosistem alam, yang sebelumnya telah dirusak oleh manusia sendiri.    


Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi bioremediator ini memiliki aktivitas nitrifikasi spesifik dan terukur, dan telah teruji dapat mengurangi limbah nitrogen anorganik (amonia) sampai 98%.
  • Produk ini tidak meninggalkan residu di lingkungan, sehingga dapat digunakan secara terus menerus.
  • Disiapkan dalam bentuk bubuk, sehingga kualitas dan keamanannya lebih terjamin,  dan kemudahannya untuk disimpan dan didistribusikan juga lebih baik

 


Potensi Aplikasi:


Inovasi ini telah diterapkan pada budidaya udang vaname L. vannamei , dan sedang diuji-cobakan pada filter pemeliharaan budidaya kepiting bakau Scylla serrata. Pada dasarnya inovasi ini dapat diaplikasikan di semua budidaya perikanan intensif, yang berpotensi menghasilkan limbah amonia sehingga dapat mengancam kelangsungan hidup biota budidaya.  

 


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Yuni Puji Hastuti, S.Pi., M.Si.

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

BDP-FPIK-IPB, Kampus IPB Dramaga Bogor 16680

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 1


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi