• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Mulsa Ramah Lingkungan

Pengembangan Teknologi Bioplastik Mulsa Berbasis Klobot Jagung dengan Matriks Polimer LLDPE

Deskripsi Singkat


Mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang digunakan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit agar tanaman tumbuh dengan baik. Material mulsa umumnya terbuat dari plastik sehingga bisa menimbulkan masalah bagi lingkungan. 

Inovasi ini memanfaatkan limbah klobot jagung yang berlimpah dan jarang digunakan sebagai material alternatif untuk membuat mulsa bioplastik ramah lingkungan. Klobot jagung mengandung serat yang tinggi, dicampurkan dengan polimer LLDPE (Linear Low Density Polyethylene) dengan perbandingan 30 : 70, untuk menghasilkan mulsa yang memiliki ketahanan panas dan biodegradabilitas yang baik.

Eco-Friendly Mulch

 

Short Description


Mulch is a layer of material applied to the surface of soil, to conserve soil moisture, improve the health of soil, and controlling weed growth. 
However, mulch is usually made from non-biodegradable plastic. By using cornhusk, mixed with LLDPE polymers at 30:70 composition ratio, this mulch becomes biodegradable and a good heat resistance.

Perspektif

Di masa depan, inovasi memanfaatkan bahan dan limbah yang ramah lingkungan; tidak lagi untuk mencapai keunggulan tetapi menjadi keharusan, demi kehidupan yang berkelanjutan.

Keunggulan Inovasi:

• Kandungan serat yang tinggi sehingga mudah terdegradasi 
• Klobot jagung relatif mudah didapatkan
• Ketahanan panas dan kekuatan mekanik yang tinggi

Potensi Aplikasi:

-

Innovator:

Tim Inovasi

Drs. Sidik Rubadi P, M.Si Dr. Mersi Kurniati,S.Si, M.Si Dr. Akhiruddin Maddu S.Si, M.Si

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gd. Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 Jawa Barat

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi