• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Merangsang Sang Penyerbuk

KAIROMIX: ATTRAKTAN DAN PERATA POPULASI Elaeidobius kamerunicus Faust

Deskripsi Singkat


Kairomix adalah ramuan untuk meningkatkan agresivitas kumbang Elaeidobius kamerunicus, yang merupakan serangga utama penyerbuk bunga sawit. Kairomix berbahan aktif estragole yang mirip dengan wangi bunga jantan kelapa sawit yang merupakan tempat berkembang-biak serangga tersebut. Aplikasi Kairomix dengan dosis 2-4 sachet/ha secara acak sistematis, terbukti berhasil menarik dan meratakan populasi kumbang ke seluruh kebun, dan meningkatkan fruit set kelapa sawit sampai 30%.

 

 

Stimulate the Pollinators

 

Short Description


Kairomix is a formula to increase the aggressiveness of the beetle Elaeidobius kamerunicus, which is the main pollinator of oil palm flowers. Kairomix is made from active estragole, similar to the fragrance of male palm oil flowers which is a breeding ground for these insects. The Kairomix application with a dose of 2-4 sachets /hectare distributed randomly, proved to be effective in attracting and distributing beetle populations throughout the plantations, and increasing the fruit set of oil palm by 30%.


Perspektif

Sukses industri minyak sawit sebagai penyumbang ekspor terbesar Indonesia (> Rp 300 Trilyun per tahun) ternyata sangat tergantung pada kerja kumbang penyerbuk sawit, dan kemampuan kita mengelola "motivasi" mereka. 


Keunggulan Inovasi:

  • Pemasangan Kairomix dengan dosis 2-4 sachet/ha meningkatkan fruit set hingga 30%.
  • Setelah 6 bulan pemasangan Kairomix, fruit set sawit di Sumatera Utara meningkat dari 67,72% menjadi 77,69%, dan  di Kalimantan Tengah dari 36,05% menjadi 67,19%.
  • Terjadi peningkatan bobot tandan sawit sebesar 8,04%.
  • Aplikasi Kairomix sangat mudah, cukup dengan menggantungkan kemasan pada pelepah muda sawit dan dibiarkan selama 1,5 bulan.

  •  

Potensi Aplikasi:

Potensi aplikasi Kairomix masih sangat luas, karena peningkatan fruit set mulai dibutuhkan pada tahap awal sawit menghasilkan (umur tanaman 3-6 tahun), yang saat ini luasnya sekitar 2 juta hektare. Terlebih lagi, sebagian besar kebun sawit menggunakan bibit kelapa sawit unggul yang memiliki sifat lebih feminin, sehingga perlu merangsang agresivitas kumbang Elaeidobius kamerunicus lebih besar lagi. 


Innovator:

Tim Inovasi

Agus Eko Prasetyo, SP, M.Si, Dr Agus Susanto

Institusi

Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Alamat

Jl. Brigjen Katamso No. 51, Medan, Sumatera Utara 20158

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi