• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Mengawetkan si Pengawet

Biji Picung Beku untuk Mengawetkan Ikan

Deskripsi Singkat


Biji picung (Pangium edule Reinw.) sejak lama digunakan oleh nelayan di pedesaan sebagai pengawet ikan. Percobaan di laboratorium menggunakan 3-4% picung dicampur dengan 2-3% garam dapat mempertahankan kesegaran ikan hingga 4-9 hari pada suhu ruang. Meski demikian, pemanfaatan biji picung untuk pengawetan ikan masih menghadapi kendala, yaitu: 1) panen buah picung hanya sekali dalam setahun; 2) kurang praktis; 3) cangkang buah picung yang dipecahkan akan segera berubah menjadi coklat berpengaruh terhadap warna ikan serta menurunkan daya pengawetan biji terhadap ikan.

Pengolahan biji picung beku dilakukan dengan cara pencincangan, diikuti dengan perlakuan penghambatan enzim, dan pembekuan dengan air blast freezer; sehingga picung dapat tersedia setiap saat, mudah, dan praktis untuk dipakai, serta meiliki daya pengawetan ikan cukup tinggi.

Preserving Preservatives

 

Short Description


Study shows that a mixture of 3-4% picung seed and 2-3% salt can preseve fish meat for up to 9 days in room temperature. Unfortunately, it can only be harvested once a year, impractical and becomes brown which affect the fish meat color. Preserving picung seed by mincing, and deactivating the enzymens by freezing it with air blast freezer, making it available and practical to use at any time, as fish natural preservatives.


Perspektif

Teknik pengawetan ikan dengan picung adalah kearifan lokal nelayan tradisional yang sudah berlaku sejak dahulu. Inovasi dilakukan untuk menjadikan kearifan tersebut lebih praktis dan tersedia setiap waktu.

Keunggulan Inovasi:

  • Bersumber dari kearifan lokal, tidak memerlukan sosialisasi dan edukasi.
  • Alami dan aman dipakai, tidak merusak gizi ikan dan aman bagi konsumen.
  • Lebih murah dibanding pengawetan ikan dengan es.
  • Nelayan tidak bergantung pada ketersediaan es untuk mengawetkan ikan tangkapan.
  • Menjaga kesegaran dan nilai jual ikan di sepanjang rantai perdagangan sampai ke tangan konsumen.

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini dikembangkan untuk membantu nelayan dan pedagang ikan untuk mengawetkan ikan segar di sepanjang rantai pasok ikan, dari kapal nelayan sampai ke pasar/penjual ikan. Tidak tertutup kemungkinan pengembangannya untuk mengawetkan bahan makanan lain.


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Endang Sri Heruwati; Novalia Rachmawati; Irma Hermana

Institusi

Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Alamat

Jl. KS Tubun Petamburan VI Jakarta Pusat 10260

Status Paten

Kesiapan Inovasi

Kerjasama bisnis

Peringkat Inovasi


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi