• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Limbah Sunat Jadi Manfaat (1)

Produksi Sel Fibroblastik Asal Kulit Kulup Limbah Khitan Bebas Materi Hewani

Deskripsi Singkat


Sel fibroblastik yang saat ini digunakan untuk penelitian dan terapi masih diimpor dengan harga yang sangat mahal, karena menggunakan metode enzimatik yang rumit dengan bahan yang mengandung materi hewani (xeno materials). Inovasi ini memproduksi sel fibroblastik dari dermis kulit kulup sunat, sehingga tidak menggunakan materi hewani (xeno-free materials), dan dapat diproduksi dengan murah, dengan metode eksplan cacah dan panen berulang.

 

Benefits from Circumcision Removal (1)

 

Short Description


The fibroblastic cells currently used for research and therapy are imported at very high prices, because it uses a complex enzymatic method with ingredients containing animal material (xeno materials). This innovation produces fibroblastic cells from circumcised human foreskin, so it does not use animal material (xeno-free materials), and can be produced cheaply, by using the chopped explants and repeated harvesting methods.


Perspektif

Pemakaian organ hidup manusia untuk keperluan medis apapun sampai saat ini masih memicu polemik etika dan keagamaan. Pemakaian kulit kulup sunatan mungkin saja mendapat dispensasi/kekecualian. 


Keunggulan Inovasi:

  • Memanfaatkan limbah kulit kulup sunat yang hampir selalu tersedia setiap saat.
  • Bebas materi hewani (xeno-free materials) sehingga aman dan minimum penolakan. 
  • Menggunakan teknologi kultur in-vitro steril dengan metode eksplan cacah dan panen berulang, yang sederhana dan murah. 
  • Menghindari pertukaran materi genetik dan patogen hewan ke manusia.

 


Potensi Aplikasi:

Produksi sel fibroblastik dari limbah kulup ini relatif sederhana dan relatif murah, sehingga harganya terjangkau serta ketersediannya lebih terjamin. Produksi dapat dilakukan secara massal bahkan cukup dengan dalam laboratorium; kemudian “ditidurkan” dalam nitrogen cair -196oC, selanjutnya “dibangunkan” (dicairkan) dan dikultur saat dibutuhkan.

 


Innovator:

Tim Inovasi

dr. Isabella Kurnia Liem, M.Biomed, PhD., PA., Prof. dr. Jeanne Adiwinata Pawitan, MS, PHK, PhD, dr. Aditya Wardhana, SpBP-RE(K), Dr. dr. Ismail Hadisoebroto Dilogo, SpOT(K), Ines Soepinarko Putri, Apt, MARS, Fajar Mujadid, SSi, MBiomed, Tera Kispa, SSi, Novialdi, SFarm, Apt

Institusi

UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI

Alamat

Jl. Pangeran Diponegoro No. 71 Kenari, Senen, Jakarta Pusat 10430

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi