• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Kopi Luwak tanpa Luwak

Teknologi Produksi Kopi Luwak secara Enzimatis

Deskripsi Singkat


Kopi luwak biasanya diperoleh dari feses luwak. Seiring pertambahan penduduk, permintaan kopi luwak juga meningkat. Kondisi tersebut mendorong produsen untuk melakukan budidaya luwak guna memproduksi kopi. Perburuan luwak alam untuk budidayapun dilakukan, dan mengancam kelestariannya. Biaya produksi kopi luwak budidaya juga mahal, mengingat di luar musim panen kopi, luwak tetap memerlukan biaya pakan.


Inovasi ini menawarkan kopi dengan citarasa kopi luwak berasal dari proses enzimatis di media tertentu, dan bukan dari feses luwak. Teknologi ini meningkatkan kualitas kopi dengan menurunkan kadar kafein dan meningkatkan kandungan asam organik yang bermanfaat bagi kesehatan dengan biaya relatif lebih ekonomis.

Luwak Coffee without Luwak

 

Short Description


Traditionally the luwak coffee is collected from the civets feces in the wild, now civets are put into captivity. This poses threat to the sustainability of the civets in the wild, not to mention that it is still expensive to keep the civets off coffee-harvesting season.

This innovation offers coffee with luwak aroma without the civets, through enzymatic process in another media. It is lower in cafein, and high in organic acid, good for health in a more economic way.


Perspektif

Diawali dengan dikumpulkan dari alam, kemudian ditangkarkan, dan kini bisa diproduksi secara di pabrik adalah pengembangan inovasi yang berkesinambungan.

Keunggulan Inovasi:

  • Mampu memproduksi kopi luwak dengan tingkat produksi yang dapat dikontrol dan terprogram
  • Biaya produksi lebih rendah karena tidak membutuhkan biaya perawatan hewan luwak
  • Produk lebih higienis.


Potensi Aplikasi:

Teknologi ini dapat dikembangkan pada industri skala rumah tangga dan menengah, karena menggunakan peralatan yang sederhana dan tidak memerlukan tenaga kerja dengan keahlian yang tinggi.


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Erliza Noor; Prof. Dr. Anja Meryandini; Dr. Rubiyo; Dr. Titi Chandra Sunarti; Prof. Dr. Endang Gumbira Said

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Kantor Direktorat Riset dan Kajian Strategis IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga - Bogor 16680

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi