• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Keramba Ikan Ramah Lingkungan

KERAMBA JARING APUNG BULAT BERTINGKAT: SOLUSI MENUJU BUDIDAYA PERIKANAN PRODUKTIF BERKELANJUTAN

Deskripsi Singkat


Inovasi ini mengembangkan keramba jaring apung bulat bertingkat (KJABB) dengan metode Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) di perairan lepas pantai (offshore). IMTA memungkinkan dilakukannya budidaya dengan beberapa spesises biota yang memiliki hubungan mutualistik secara ekologis sebagai satu rantai makanan pada area/sistem yang sama dalam waktu yang bersamaan. Sistem IMTA memungkinkan pembudidaya mendapatkan beberapa produk budidaya pada area yang sama tanpa menambah luasan area budidaya.

 

 

Eco-Friendly Fish Cage

 

Short Description


This innovation developed a multi-level floating net cage by using Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) method in offshore waters. IMTA allows cultivation of several biota species that have ecologically mutualistic relationships as a food chain in the same area at the same time. The IMTA system allows farmers to cultivate several aquaculture products in the same area without increasing the area of cultivation.


Perspektif

Inovasi yang baik tidak menghasilkan limbah, inovasi yang lebih baik menciptakan ekosistem lestari, inovasi yang sempurna menciptakan ekosistem lestari dan menghasilkan. 


Keunggulan Inovasi:

  • Meningkatkan luasan area budidaya tanpa menambah luasan horisontal wilayah perairan.
  • Pemanfaatan pakan yang tidak dikonsumsi ikan (unfed pellets) oleh ikan budidaya pada lapis di bawahnya, sehingga mengurangi potensi pengkayaan organik area budidaya.
  •  Memelopori praktek budidaya ramah lingkungan (environmentally friendly aquaculture practice).

 


Potensi Aplikasi:

Inovasi  IMTA secara keekonomian dapat menggantikan sistem budidaya monokultur yang umum dilakukan, sehingga budidaya dapat memanfaatkan ruang tiga dimensi dan limbah dari satu tingkat trofik dimanfaatkan oleh biota yang lain. IMTA berpotensi diaplikasikan untuk membudidayakan beberapa spesies terintegrasi dalam satu tambak, sehingga meningkatkan produktivitas tambak, meningkatkan keanekaragaman produk budidaya, sekaligus menciptakan keseimbangan ekosistem.

 


Innovator:

Tim Inovasi

Drs. Sapto P. Putro, M.Si, PhD (saptoputro@gmail.com)

Institusi

Universitas Diponegoro

Alamat

Semarang

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi