• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Kekebalan dari Rumah Potong Hewan

Pemanfaatan Kelenjar Ludah Domba dari Rumah Potong Hewan (RPH) untuk Identifikasi dan Isolasi Protein Lysozim Sebagai Anti Mikroba dan Pengatur Kekebalan

Deskripsi Singkat


Lysozim adalah salah satu bentuk enzim yang memiliki kemampuan sebagai anti mikroba patogen dan mengatur sistem kekebalan tubuh. Inovasi ini bertujuan melakukan ekstraksi dan purifikasi lysozim dengan memanfaatkan organ kelenjar ludah domba (parotis dan mandibularis) dari rumah potong hewan (RPH), yang selama ini belum dimanfaatkan.

Immunity from Slaughterhouse

 

Short Description


Lysozim is a form of enzyme that has the ability as an anti-microbial pathogen and regulates human immune system. This innovation aims to extract and purify lysozim by utilizing sheep salivary glands (parotid and mandibular) obtained from slaughterhouses.


Perspektif

Setelah memahami bagaimana mekanisme kekebalan tubuh kita bekerja melawan penyakit, langkah berikutnya adalah menemukan cara agar kita menjadi kebal dari penyakit. 


Keunggulan Inovasi:

  • Penelitian tentang lysozim telah mulai dilakukan untuk pencegahan maupun pengobatan beberapa penyakit seperti diare pada balita, penyakit asal virus, jamur, serta bakteri. 
  • Memelopori pengembangan proses ekstraksi dan purifikasi lysozim dari domba. 
  • Bahan baku dari organ kelenjar ludah domba mudah diperoleh dari RPH.  

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini ikut membuka era baru dalam penelitian biomedis, untuk pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit, dengan membangun sistem kekebalan tubuh manusia.


Innovator:

Tim Inovasi

Drh. I Ketut Mudite Adnyane, M.Si, PhD., Drh. Adi Winarto, PhD, Dr. Drh. Ni Luh Putu Ika Mayasari, Drh. Wahono Esthi Prasetyaningtiyas, M.Si

Institusi

Fakultas Kedokteran Hewan - Institut Pertanian Bogor

Alamat

Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi