• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Jaring Ikan Ramah Lingkungan

Pembuatan Material Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan

Deskripsi Singkat


Jaring ikan dari bahan polimer sintetis (plastik) ketika terbuang di laut menyebabkan masalah pencemaran dan "ghost fishing" yang membahayakan ekosistem kehidupan di laut, serta menggangu pelayaran. Padahal, sekitar 640.000 ton alat tangkap seperti ini terbuang di laut setiap tahunnya. Inovasi ini mengembangkan bahan alat penangkapan ikan alternatif yang ramah lingkungan dari berbagai serat tumbuhan, yaitu serabut pandan laut (Pandanus odorifer), serabut kelapa (Cocos nucifera), serabut rami (Boehmeria Nivea L Gaoud) dan serabut agel (Corypha utan). Serabut tersebut dibuat menjadi tali dengan perlakuan penguatan tali menggunakan bio-polimer kitosan, dan selanjutnya dirajut menjadi jaring ikan ramah lingkungan. 

 


 

Eco-Friendly Fish Nets

 

Short Description


Fishing gear from synthetic (plastic) polymers when wasted in the sea cause marine pollution, sometimes referred as "ghost fishing", which endanger the marine ecosystem, and interfere with sea voyage. In fact, around 640,000 tons of fishing gear like this pollute the sea every year. This innovation develops environmentally friendly fishing gear materials from different source of plant fibers, namely marine pandanus fibers (Pandanus odorifer), coconut fibers (Cocos nucifera), flax fibers (Boehmeria Nivea L Gaoud) and agel fibers (Corypha utan). The fibers are spun into a rope and strengthened with a bio-polymer chitosan, and then knitted into environmentally friendly fishing net.

 


Perspektif

Dampak negatif pemakaian produk plastik di darat telah disadari dunia, dan kini dampaknya yang bahkan lebih negatif lagi di laut mulai mendapat perhatian serius. 

 


Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi benang jaring berbahan alami diharapkan dapat mengurangi masalah lingkungan laut, dan mengurangi ghost fishing
  • Aplikasi kitosan sebagai polimer alami yang degradable teruji dapat meningkatkan karakteristik benang jaring. 
  • Kitosan tidak mudah larut dalam air, ketahan kimia cukup baik, dan dapat terdegradasi secara alami.
  • Bahan dasar serat yang dijadikan pembuatan benang jaring tersedia melimpah dan murah harganya.

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini berpotensi terus dikembangkan untuk menggantikan benang jaring dari bahan plastik. Ketersediaan bahan serat  alami yang melimpah, dapat menjadikan Indonesia sebagai produsen benang jaring ramah lingkungan untuk kebutuhan global.


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Ir. Diniah, M.Si., Dr. Ir. Gondo Puspito, M.Sc., Ir. Mokhamad Dahri Iskandar, M.Si

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan - FPIK, Kampus IPB Dramaga Bogor 16002

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi