• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Jamu untuk Tanah

Ramuan Reaksi Cepat Pemulih Kekuatan dan Kesehatan Tanah Masam

Deskripsi Singkat


Potensi sumber daya lahan masam untuk pengembangan pertanian di Indonesia sangat besar. Permasalahan utama pada tanah masam adalah tingginya konsentrasi ion hidrogen (H+), rendahnya kandungan kation basa (Ca2+, Mg2+ dan K+) disertai dengan kandungan Al-dd yang tinggi sehingga tanah menjadi masam.

Aplikasi Ramuan Pemulih Kekuatan dan Kesehatan Tanah Masam (RPKT) cair dengan dosis 8-12 liter/ha mampu mensubtitusi penggunaan 1 ton ameliorant (kapur pertanian atau dolomit), menekan senyawa toksis, meningkatkan populasi dan aktivitas mikroba tanah, meningkatkan hasil tanaman pangan, sayuran dan perkebunan pada tanah masam dengan signifikan.

Tonic for Soil

 

Short Description


8-12 litre of strength and health restorer for acidic soil (RPKT) formula can subtitute the use of 1 tonne of ameliorant to restore 1 hectare of acidic land. It also suppresses toxic subtances, improves the count and activities of soil microbes; resulting in significantly better harvest of horticultural and plantation crops in acidic soil.


Perspektif

Inovasi bisa berarti meningkatkan nilai output dengan input yang sama, namun bisa juga mencapai nilai output yang sama dengan input yang (jauh) lebih sedikit.

Keunggulan Inovasi:

Ramuan PKKT dengan dosis 8-12 liter/ha mampu mensubsitusi penggunaan 1 ton kapur pertanian
Lahan dapat langsung ditanami tanpa menunggu masa inkubasi
Biaya transportasi dan biaya aplikasi relatif murah
Meningkatkan populasi dan aktivitas mikroba penekan senyawa toksik dan pendorong pertumbuhan akar tanaman


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Tualar Simarmata

Institusi

Universitas Padjajaran

Alamat

Jl. Raya Bandung-Sumedang km 21 Jatinangor, Jawa Barat

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi