• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Jamu Anti Flu Burung (107)

Formula Temulawak, Meniran, Sambiloto dan Temu Ireng yang Berkhasiat Menanggulangi dan Mencegah Wabah Flu Burung (Avian Influenza) pada Unggas

Deskripsi Singkat


Berdasarkan hasil uji coba virus Avian Influenza (AI), ayam percobaan yang diberi inovasi formula dari campuran ekstrak herbal (temulawak,meniran, sambiloto dan temu ireng) pada dosis tertentu, lebih dapat bertahan hidup dibandingkan dengan ayam yang tidak diberi apa-apa(kontrol negatif).

Inovasi ini menjadi sangat penting dalam upaya menanggulangi AI,sehingga dapat mencegah kerugian ekonomi yang dialami oleh peternak unggas.

Anti-Avian Flu Herbal Formula

 

Short Description


Based on the experiment of Avian Influenza (AI) in chicken, it showedchickens received the certain herbal formula are more resistant to the AIvirus infection than those of non-receivers (negative control). This formulais an important innovation to reduce the economic loss of poultry farmersdue to the avian disease.


Perspektif

Persaingan antara obat herbal dan obat konvensional kini merambah kawasan peternakan (ayam). Yang menarik, di kawasan ini kinerja obat herbal ternyata lebih unggul.

Keunggulan Inovasi:

  • Terbukti dapat menanggulangi penyakit AI pada ayam secara lebih efektifdibandingkan dengan vaksin anti AI
  • Kemudahan aplikasi formula herbal karena dicampur dalam pakan ternak

Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, M.S, Ph.D, APVet Waras Nurcholis, S.Si, M.Si Drs. Edy Djauhari Purwakusumah, M.Si Prof. Dr. Ir. Latifah K. Darusman, M.S Dr. Irmanida Batubara, M.Si Dr. Drh. Eva Harlina Dr. Drh. Desianto Budi Utomo

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi