• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Hitung Si Perenang!

Fry Counter (Penghitung Benih Ikan Kecepatan dan Akurasi Tinggi)

Deskripsi Singkat


Menghitung ikan dewasa dalam satu ember mungkin pekerjaan yang sangat mudah. Coba uji mata dan ketelitian Anda menghitung jumlah benih di dalam gayung.

Inovasi Fry Counter ini didesain untuk mempermudah penghitungan benih ikan dalam skala besar. Penggunaan delapan unit sensor (optointerruptor) dengan cepat mampu menghitung delapan benih per detik. Counter mampu mencatat angka sampai 99.999 benih dan bersifat portable sehingga mudah dibawa karena ditunjang oleh penggunaan catu daya opsional: listrik PLN, aki atau baterai Ni-Cad 12 Volt.

Penggunaan dayanya hanya 50-60 Watt pada saat aktif. Selain itu, alat ini dilengkapi dengan buzzer indicator untuk memantau kinerja alat dan memudahkan pemeriksaan jika alat tidak berfungsi.

Count the Swimmer!

 

Short Description


The innovation is a solution for problem on fry counting activity that is very time consuming and requires high accuracy.

The fry counter is portable with 8 optical sensors (optointerruptor), capable of counting 8 fish fries per second and able to record up to 99,999 fries.

It is equipped with buzzer indicator to control the performance and to alert any malfunction.


Perspektif

Efisiensi adalah faktor penting yang sering terabaikan karena ketiadaan teknologi pendukung untuk diaplikasikan dalam rutinitas produksi. Penggunaan metode tradisional yang lambat dan tidak efektif harus berani ditinggalkan.

Keunggulan Inovasi:

  • Sangat efisien digunakan
  • Mudah dibawa
  • Proses penghitungan cepat dan akurat

Potensi Aplikasi:

Industri Aquaculture


Innovator:

Tim Inovasi

Prof.Dr.Ir. Indra Jaya, MSc

Institusi

IPB

Alamat

Kantor Direktorat Riset dan Kajian Strategis, Gedung Rektorat IPB Lt.5, Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi