• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Harapan dari Si Hitam

Kajian Biomolekul Aktif dari Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) untuk Menanggulangi Penyakit Infeksi & Sindrom Metabolit

Deskripsi Singkat


Penelitian tanaman temu ireng (Curcuma aeruginosa) masih terbatas pada penelitian aplikatif, dan belum dilakukan berdasarkan pendekatan biokimia medis. Inovasi ini bertujuan menghasilkan biomolekul aktif dalam bentuk ekstrak dan fraksi aktif dari temu ireng. Karakterisasi ekstrak temu ireng menghasilkan: kandungan total fenol ( 39.58 mg/g ), aktivitas antioksidan (107.57 ppm), sitotoksisitas (368.32 ppm), persentase inhibisi enzim glukosidase (69.86%), aktivitas antibakteri E. coli (0.48 mm), dan S. aureus (6.35 mm).

 

 

 

 

Prospects from the Black

 

Short Description


Research on temu ireng (Curcuma aeruginosa) is still limited to application research, and has not been carried out based on medical biochemical approaches. This innovation aims to produce active biomolecules in the form of extracts and active fractions of temu ireng. Characterization of temu ireng extracts results in: total phenol content (39.58 mg / g), antioxidant activity (107.57 ppm), cytotoxicity (368.32 ppm), inhibition of glucosidase enzyme inhibition (69.86%), antibacterial activity to E. coli (0.48 mm), and to S. aureus (6.35 mm).


Perspektif

Berbagai inovasi di bidang obat-obatan herbal (jamu) yang telah berhasil diindustrikan dengan basis kearifan lokal, berpotensi dilanjutkan menuju berbagai inovasi berbasis sains dan teknologi.


Keunggulan Inovasi:

Berhasil mengidentifikasikan berbagai biomolekul aktif dalam bentuk ekstrak dan fraksi aktif dari temu ireng yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk berbagai penanggulangan penyakit infeksi mikroba (bakteri); menanggulangi penyakit yang disebabkan oleh sindrom metabolit, khususnya kanker dan diabetes. 


Potensi Aplikasi:

Hasil karakterisasi biomolekul aktif dalam bentuk ekstrak maupun fraksi aktif temu ireng ini dapat lebih lanjut diaplikasikan untuk peengembangan obat-obatan untuk berbagai penyakit infeksi bakterial, dan penyakit sindrom metabolit, khususnya kanker dan diabetes. 


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Syamsul Falah, SHut. MSi, Dr. Ir. I Made Artika, Mapp.Sc, Dr. Waras Nurcholis, MSi

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Kampus IPB Darmaga, Bogor, Jawa Barat 16680

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi