• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Genteng Ringan Ramah Gempa dan Bumi

Genteng Komposit dari Limbah Kayu dan Plastik

Deskripsi Singkat


Pertambahan penduduk di Indonesia perlu diiringi lebih bayak perkembangan perumahan sederhana dan murah. Perumahan sederhana butuh material yang ekonomis namun berkualitas, di mana salah satunya adalah genteng rumah.

Genteng komposit dari kayu dan plastik bisa menjadi solusi yang baik. Bahan plastik sisa yang digpotong kecil dicampur dengan serbuk kayu sisa gergajian. Campuran diletakkan pada cetakan genteng untuk kemudian dipress panas. Hasil proses berupa genteng yang ringan, tahan air, dan mudah dalam pemasangannya. Karena ringan, genteng komposit juga baik untuk digunakan di daerah rawan gempa.

Earth and Quake Friendly Light Roofing

 

Short Description


The ever increasing population of Indonesia demands more economical houses. The houses require economical materials with quality, such as roof.

Composite roof from wood and plastic waste is simple to produce and ecologically friendly. The production process is using hot press, and to keep the cost fairly competitive and recycled wastes can be used as materials. The end product is light, waterproof and does not smell. It is also suitable for earthquake prone area.


Perspektif

Inovasi berpeluang besar dalam pengembangannya sebagai produk yang memanfaatkan barang tak berguna menjadi berharga

Keunggulan Inovasi:

  • Ketersediaan bahan baku melimpah

  • Lebih murah, ramah lingkungan, ringan, dan tak berdebu

  • Mudah pembuatan dan pemasangannya


Potensi Aplikasi:

Bagi kontraktor perumahan maupun masyarakat luas, karena ringan juga cocok untuk daerah gempa


Innovator:

Tim Inovasi

Ir. Agus Sutejo, M.Si

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset & Kajian Strategis, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lt.5 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi